Loading...

SMART FEED AGRINAK : APLIKASI PENYUSUN RANSUM PAKAN AYAM

SMART FEED AGRINAK : APLIKASI PENYUSUN RANSUM PAKAN AYAM
Dalam beternak ayam kampung, selalu mengharapkan pertumbuhannya yang cepat. Agar ayam sehat dan tumbuh cepat, diperlukan pakan yang sehat dengan kandung nutrisi yang bagus, sesuai dengan kebutuhan ayam. Selama ini selalu ditawarkan pakan pabrikan yang memang sudah dikemas dengan kandungan nutrisi sesuai dengan pertumbuhan ayam. Namun, pakan pabrikan ini cukup mahal harganya. Sementara biaya pakan dalam peternakan ayam menempati 70 – 80% dari total biaya usahatani ayam. Sementara bahan pakan yang berkualitas ada di sekitar peternak dengan harga yang sangat murah. Oleh karena itu peternak ayam kampung dapat menyususn ransum sendiri sehingga dapat menekan harga pakan. Pakan ayam dapat disusun formulanya dengan menggunakan aplikasi Smart Feed Agrinak. Aplikasi ini dikeluarkan oleh Balai Penelitian Ternak, Ciawi pada tahun 2015. Dan belum banyak peternak yang tahu. Bagaimana menyusun ransum pakan yang berkualitas dengan harga murah? Pertama-tama, silahkan diinventarisasi bahan pakan ayam yang murah yang ada di lingkungan sekitar. Secara umum, bahan pakan dibagi atas kelompok penyumbang jenis gizi terbesar yaitu kelompok sumber energi, kelompok sumber protein, kelompok sumber mineral dan kelompok suplemen pakan. Sumber energi yang sudah biasa digunakan (disebut dengan sumber energi konvensional) antara lain: dedak, jagung, dedak gandum, minyak kepala, pollard, bungkil sawit, bekatul, dan minyak nabati (dari jagung, kedelai, kacang tanah, biji bunga matahari dll). Sedangkan pengembangan sumber energi (atau disebut sebagai sumber energi inkonvensional) adalah: bungkil kelapa/kopra, limbah restoran, tepung ubi jalar, tepung ampas sagu, tepung singkong, onggok, ampas kelapa, gaplek, menir, tepung daun, nasi aking, tapioka, lemak sapi/ayam dan minyak ikan/kedelai dll. Sumber protein konvensional antara lain bungkil/menir kedelai, tepung ikan, dan bungkil kacang tanah. Sumber protein yang belum biasa digunakan (inkonvensional) adalah: bungkil biji kapuk/karet, tepung kacang2an, tepung bekicot/keong, tepung daun lamtoro, tepung kulit/kepala udang, tepung darah, ampas kecap/tahu, maggot lalat BSF. Kedua, sesuaikan kebutuhan gizi ayam berdasarkan perode pertumbuhan ayam. Umumnya pertumbuhan ayam di bagi atas 3 periode, yaitu periode pertumbhan (umur 0 – 12 minggu), periode penggemukan (umur 12 – 22 minggu) dan periode berproduksi/bertelur (umur diatas 22 minggu). Kebutuhan gizi sesuai hasil penelitian seperti pada tabel berikut. Ketiga, gunakan aplikasi Smart Feed Agrinak yang dapat diunduh dari play store melalui dawai kita. Gambar di bawah ini merupakan tampilan depan aplikasi smart feed agrinak. Untuk menyusun formula pakan, silahkan tekan “formulasi pakan” lalu ikuti langkah2 selanjutnya, sampai pengisian harga pakan dan menghitung kandungan energi dan protein pakan yang tersusun. Apabila dari hasil hitungan, muncul kata-kata “Formulasi Tidak bisa Disusun” silahkan dicermati penyebabnya, yang biasanya karena formula belum mencukupi kebutuhan gizi bagi ayam. Di situ juga ada saran solusinya. Lalu susun kembali formula pakan sesuai dengan sarannya. Selamat mencoba. Penulis : Retno Dwi Wahyuningrum (Penyuluh Ahli Utama) BPTP Yogyakarta 01/XI/2022