Bertempat di Aula Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Karawang, baru-baru ini telah diselenggarakan sosialisasi Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) tahun 2012 Tahap II. Sebanyak 70 orang, terdiri dari para petani yang menjadi pengurus 23 gapoktan calon penerima PUAP serta beberapa petugas pendamping menjadi peserta sosialisasi. Kegiatan dihadiri oleh Kepala BP4K Kabupaten Karawang, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Kabupaten Karawang, dan para Jafung tingkat kabupaten. Selaku Sekretaris Tim Teknis Kabupaten, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kelembagaan Yoyo Sutaro, S.PKP. melaporkan bahwa jumlah gapoktan yang diusulkan sebagi calon penerima PUAP tahun 2012 ke Kementrian Pertanian sebanyak 109 gapoktan. Sedangkan yang lulus verifikasi pusat dan tercantum dalam daftar nominatif sementara (DNS) sebanyak 34 gapoktan. Setelah diverifikasi di tingkat kabupaten ternyata hanya 23 gapoktan yang bisa memperoleh dana PUAP, hal ini disebabkan karena masih adanya gapoktan yang pengurus gapoktannya dijabat oleh perangkat desa, selain itu ada gapoktan yang tidak resmi alias nama gapoktan tidak tercantum dalam data base BP4K. . Pada awal sambutannya, Kepala BP4K Ir. Kadarisman, M.P. menyatakan bahwa di tingkat kabupaten yang menjadi penanggung jawab PUAP tahun 2012 adalah Kepala Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan sebagai Ketua Tim Teknis, sedangkan Ka BP4K menjadi wakil, Sekretaris dipegang Kabid Pengembangan SDM dan Kelembagaan BP4K, dan beberapa anggota di antaranya adalah Penyelia Mitra Tani (PMT). Seperti yang tertuang dalam Permentan Nomor 04/Permentan/OT.140/2/2012 Tentang Pedoman Umum Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), Ir. Kadarisman,M.P. menambahkan bahwa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) merupakan kelembagaan tani pelaksana PUAP untuk penyaluran bantuan modal usaha bagi anggota. Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam pelaksanaan PUAP, Gapoktan didampingi oleh tenaga Penyuluh Pendamping dan Penyelia Mitra Tani (PMT). Melalui pelaksanaan PUAP diharapkan Gapoktan dapat menjadi kelembagaan ekonomi yang dimiliki dan dikelola petani. Untuk mencapai tujuan PUAP, yaitu mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran, PUAP difokuskan untuk mempercepat pengembangan usaha ekonomi produktif yang diusahakan para petani di perdesaan. Pada kesempatan itu diperkenalkan dua orang petugas penyelia mitra tani (PMT) yang baru yang akan mendampingi para pengurus gapoktan dalam menjalankan pengelolaan kegiatan dan keuangan. Sedangkan materi sosialisasi disampaikan oleh Ir. Ayub penyelia mitra tani (PMT) 2011 dan PMT senior Ir. Tri Utaminingsih. Sebelum acara ditutup, H. Ismail Kasman, A.Md. selaku anggota tim teknis tingkat kabupaten menekankan kepada para pengurus gapoktan yang hadir untuk segera membuat rencana usaha anggota (RUA), rencana usaha kelompok (RUK), dan kelengkapan surat-surat lainnya, jika uang yang sudah masuk rekening gapoktan ingin segera dicairkan. Oleh : Tatang Gunawan, S.P. Penyuluh