Sosilisasi Budidaya Ternak Sapi Program Ketahanan Pangan Kegiatan Peningkatan Produksi Peternakan Desa Puteri Sembilan Tahun 2024
Pemerintah Desa Putri Sembilan Kecamatan Rupat Utara pada tahun 2024 melaksanakan kegiatan Sosilisasi Budidaya Ternak Sapi Program Ketahanan Pangan Kegiatan Peningkatan Produksi Peternakan. Pada tahun sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan yang sama. Melihat dari keberhasilan tahun sebelumnya untuk itu pemerintah Desa Putri Sembilan melanjutkan kegiatan tersebut dengan memberi bantuan ternak sapi kepada Masyarakat yang telah membuat proposal dan membentuk kelompok. Sosilisasi budidaya ternak sapi dilaksanakan di ruangan serba guna Desa Putri Sembilan pada tanggal 13 Juni 2024 yang dibuka oleh Pj Kepala Desa Putri Sembilan yaitu Bapak Ujang, S.A.P. Ketika memberikan sambutan beliau berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menunjang perekonomian masyarakat dan Masyarakat yang mendapat bantuan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan. Sehingga program Ketahan Pangan Desa berhasil dan dapat berjalan sesuai harapan. Kegiatan ini diisi oleh narasumber dari UPT Penyuluhan Pertanian Kecamatan Rupat Utara yaitu drh.Jejen Sudrajat. Narasumber menyampaikan materi budidaya ternak sapi mulai dari pemilihan bibit sapi yang sesuai dengan lingkungan, pembuatan kandang ternak, teknik pembesaran dan pemberian pakan yang benar, penanganan penyakit ternak, hingga panen dan pasca panen pada pemeliharaan ternak sapi. Pada saat kegiatan berlangsung juga dilakukan sesi tanya jawab tentang bertenak sapi yang baik. Salah satunya peternak menanyakan cara mengatasi perut kembung pada sapi. Karena hal ini yang sering dialami peternak. Drh.Jejen menyampaikan hal paling mudah dilakukan saat sapi kembung yaitu memasukkan minyak goreng kedalam botol dan meminumkan pada sapi tersebut. Tunggu beberapa saat gas diperut sapi akan keluar dengan sendirimya. Minyak goreng harus baru, bukan minyak jelantah. “Posisi sapi harus njerum, bukan rebah. Mulut sapi sambil diganjeli dengan kayu yang ditali ke atas agar sapi bisa glegeken (bersendawa),” terang beliau. Sama seperti manusia. sapi juga dapat mengalami kembung karena kesalahan saat pemberian pakan. Hal ini disebabkan oleh adanya fermentasi mikrobia rumen terhadap pakan yang masuk dan membentuk gas. Gas tersebut tidak bisa dikeluarkan sehingga tertahan di dalam perut sapi. Penyebab sapi kembung adalah pemberian pakan jenis leguminose dengan kadar protein yang tinggi dalam jumlah banyak. Kembung juga terjadi jika sapi selalu diberikan pakan rumput yang dipanen pada pagi hari dan masih banyak mengandung embun di bagian permukaan rumput. Tanda awal dari kondisi kembung adalah perut bagian kiri sapi terasa seperti membesar. Terasa seperti ada udara yang mengisi dan empuk. Sapi juga akan mengalami penurunan nafsu makan. mengalami gangguan saat bernapas. mengeluarkan ingus dari hidungnya. tubuh terlihat gemetar. dan sapi sulit berdiri. Namun bila kembung sudah semakin parah. perut sapi bagian sebelah kiri harus ditusuk dengan menggunakan trocar dan cannula untuk mengeluarkan gas. Penusukan dilakukan di bagian tulang rusuk yang terakhir atau pada bagian ujung pinggang. Luka bekas penusukan harus diobati dengan yodium. Cara ini sebaiknya tidak dilakukan sendiri karena sangat berisiko. Segera panggil dokter hewan agar tindakan penusukan dilakukan oleh orang yang lebih ahli. Sri mastiana, S.Pi