Loading...

Stand Bapelluh Menyemarakkan Pameran Pembangunan Kab. Trenggalek

Stand Bapelluh Menyemarakkan Pameran Pembangunan Kab. Trenggalek
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-67 dan Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke 818, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengadakan Pameran Pembangunan yang digelar selama 5 hari mulai dari tgl 10-15 Agustus 2012. Pameran berlokasi di sebelah selatan Pendopo Kabupaten dan dibuka secara langsung oleh Bupati Trenggalek Dr. Ir. Mulyadi WR., MMT. Sebagai salah satu instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat petani, maka Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Trenggalek (Bapelluh) juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan mengambil konsep Depot Agribisnis, stand Bapelluh menyajikan berbagai hasil panen dan hasil olahan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang dihasilkan oleh gapoktan (gabungan kelompok tani) binaan Bapelluh Kabupaten Trenggalek. Mengingat banyaknya gapoktan yang ingin turut ambil bagian mengisi stand Bapelluh, maka Bapelluh membagi penampilan stand menjadi 2 tahap. Tahap pertama, tanggal 10-12 Agustus 2012, stand menampilkan produk-produk gapoktan dari Kecamatan Pule, Durenan, Trenggalek, Watulimo, Karangan, Kampak, dan Dongko. Produk yang ditampilkan antara lain adalah jahe, temulawak, kolang-kaling, gula aren, dan bibit seledri (produksi gapoktan Kecamatan Pule), buah belimbing dan telur puyuh (produksi gapoktan Kec. Durenan), makanan olahan seperti bidara kasava, krupuk waluh, jepit gulung, dan ciput ketan (produksi gapoktan Kec. Trenggalek), hasil olahan perikanan seperti bakso ikan, nugget ikan, otak-otak ikan tuna, abon ikan, krupuk ikan, sambel goreng teri, pepes ikan, jenang mangrove, dan sirup mangrove (produksi gapoktan Kec. Watulimo), serabi saus nangka dan balungkuwuk (produksi gapoktan Kec. Karangan), manco, alen-alen, gula kelapa, dan gule aren (produksi gapoktan Kec. Kampak), beras ketan, rengginang, kripik singkong rasa gadung, dan susu bubuk ettawa (produksi gapoktan Kec. Dongko). Sedangkan tahap kedua, tanggal 13-15 Agustus 2012, stand Bapelluh menampilkan produk-produk karya gapoktan dari Kecamatan Tugu, Suruh, Pogalan, Gandusari, dan Bendungan. Produk yang ditampilkan antara lain kacang asin, kacang bendo, peyek kacang, tempe kripik (karya gapoktan Kec. Pogalan), madu, kripik ubi jalar, stick ubi jalar, dan jamu instan (produksi gapoktan Kec. Gandusari), roti jahe, kripik pisang, dan rengginang (produksi gapoktan Kec. Tugu), kripik pisang, kripik kentang, opak gambir, dan roti garut (produksi gapoktan Kec. Suruh). Begitu pameran dibuka dan diresmikan oleh Bupati, stand Bapelluh langsung ramai dikunjungi oleh masyarakat. Meskipun dalam kondisi bulan puasa, tak mengurungkan niat para pengunjung untuk berbelanja dan memborong produk-produk yang dipamerkan di stand Bapelluh. Justru banyak pengunjung yang menyatakan bahwa ini adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan makanan buka puasa dan kue lebaran dengan rasa yang enak dan harga yang murah. Tak heran bila dalam tempo singkat produk-produk seperti serabi saus nangka, kolang-kaling, gula aren, nugget ikan, roti jahe, madu, kacang bendo, dan lain-lain habis diserbu pembeli. Bagi Bapelluh kabupaten Trenggalek, adanya pameran pembangunan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh gapoktan-gapoktan binaan sehingga lebih dikenal oleh masyarakat dan memperluas jaringan pemasaran bagi gapoktan. Diharapkan hal ini akan menjadi motivasi dan inspirasi bagi gapoktan untuk lebih mengembangkan produknya dalam rangka meningkatkan pendapatan dan taraf hidup anggota. Oleh: Titik Amrih Rahayu, STP./ PPL pada Bapelluh Trenggalek