Pada Hari ke-2, Study Banding diisi dengan kegiatan penerimaan delegasi oleh Duta Besar Republik Indonesia di India, Sidharto Reza Suryodipuro, yang bertempat di Aula KBRI New Delhi. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan study banding, dan menjelaskan bahwa kegiatan Study Banding dari Kementerian Pertanian merupakan salahsatu bentuk kerjasama dan persahabatan antara Indonesia dan India.Dalam diskusi yang sangat bernuansa kekeluargaan, Duta besar juga menyampaikan bahwa Indonesia perlu berubah, dan dalam beberapa hal perlu meniru India termasuk dalam perkembangan pembangunan pertaniannya, bahkan beliau berharap untuk lebih memahami perubahan dan teknologi yang dikembangkan di India, kegiatan study banding ini perlu di tindaklanjuti dengan kegiatan magang dalam komoditi – komoditi tertentu, dan bidang- bidang lain diluar pertanian.Setelah kegiatan Ramah, penyerahan cidera mata dari peserta dan diakhiri dengan Foto bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke National Cooperative Devteelopment Corporation (NCDC), diterima oleh Financial Adviser NCDC. Dalam paparan beliau disampaikan bahwa NCDC didirikan pada tang 14 Maret 1963 oleh Parlemen dalam rangka mendukung aktivitas perekonomian melalui sector Koperasi. Di India terdapat lebih dari 800.000 koperasi dengan anggota 200 juta orang. setiadaknya lebih dari 94 % petani menjadi anggota di setiap Koperasi. Koperasi melakukan usaha disejumah besar sektor perekonomian India. Koperasi berperan mulai dari perencanaan usaha, promosi dan pembiayaan usaha, proses produksi, pengolahan, pemasaran hasil, pergudangan, ekspor-impor produk pertanian, serta pengembangan dan pelayanan.Melalui institusi pendidikan, ditingkat nasional dan 6 negara bagian telah melaksanakan 832 program pelatihan bagi 23.093 peserta, diantaranya diikuti oleh peserta dari Bangladesh, Bhutan, Ethiopia, Nepal, dan Sri Lanka.Dalam kesempatan terakhir, pihak NCDC mengundang Pemerintah Indonesia untuk berpartisipasi dalam International Cooperative Trade Fair (IICTF) yang akan diselenggarakan di India pada Oktober 2019. Partisipasi Indonesia dalam kegiatan tersebut selain dapat mendorong ekspor nasional juga akan mempererat hubungan bilateral Indonesia-India. (Welly)