Sudin KPKP Jakarta Pusat MeRefresh Kader PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat tentang Bertani secara Virtual
Jumat, 26 Juni 2020, Sudin KPKP Jakarta Pusat bekerjasama dengan TP-PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan Pelatihan secara virtual tahap 2. Pada pelatihan tahap 2 ini Sudin KPKP Jakarta Pusat membawakan tema “Budidaya Sayuran di Lahan Sempit. Pelatihan yang diikuti kurang lebih 100 orang dari PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat dan beberapa peserta dari luar DKI ini bertujuan untuk memberikan gagasan atau membangkitkan semangat anggota PKK dalam menjaga ketahanan pangan minimal untuk skala rumah tangga. Secara simbolis pelatihan ini dibuka oleh Ketua TP-PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat (Ibu Sinthya Ayuningrum). Sesuai dengan arahan Sekdis DKPKP Jakarta/plt Kasudin KPKP Jakarta Pusat (Ibu Suhrini Eliawati), bahwa pelatihan ini jangan dijadikan yang pertama atau yang terakhir, sehigga diharapkan para peserta bisa meningkatkan/mengembangkan wawasannya dalam bidang pertanian terutama tentang urban farming. Narasumber kegiatan pelatihan ini terdiri dari Tim Penyuluh Pertanian Jakarta Pusat. Hegar Budi Santoso, S.ST, salah satu narasumber mengatakan bahwa lahan sempit bukan alasan untuk kita melakukan kegiatan Bertani karena Bertani bisa dilakukan secara vertikal atau bertingkat dengan memanfaatkan limbah bekas seperti kaleng biskuit bekas ataupun botol bekas air mineral, selain secara konvensional (menggunakan media tanam tanah), budidaya sayuran bisa dilakukan secara hidroponik (menggunakan nutrisi), tandasnya. Utary, Pokja 3 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, salah seorang peserta pelatihan, menanggapi bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat terutama dalam membuka wawasan peserta untuk Bertani, Utary juga menambahkan dalam pelatihan ini merupakan kesempatan peserta untuk sharing dan bertanya langsung kepada para Penyuluh Pertanian Sudin KPKP Jakarta Pusat, dia juga berharap agar Sudin KPKP Jakarta Pusat bisa mengadakan pelatihan lagi baik tentang urban farming maupun tentang Diversifikasi olahan pertanian. (Ervan Elfian-Penyuluh Pertanian Kec. Johar Baru)