"SUKIDJO" PELOPOR KETAHANAN PANGAN KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2013
Sukidjo merupakan pensiunan ABRI tahun 1990 dengan pangkat terakhir Sersan Kepala di Solok. Beliau dikaruniai dua orang anak, yang salah satunya bernama Sugiharti, SE. Kemudian masuk dan bertempat tinggal di Kurnia Kamang pada tahun 1997 dengan mendapatkan ganti rugi tanah sebanyak 2 ha beserta rumah. Untuk menambah penghasilan di bidang pangan maka beliau menambah lahan 1 seluas 0,5 ha dan lahan 2 seluas 1 ha. Awalnya beliau menanam lahan 1 dengan ubi kayu. Setelah ubi kayu panen beliau menanam jagung. Pada lahan 2 ditanam dengan kelapa sawit begitupula pada lahan 1 setelah penanaman jagung telah berproduksi. Penanaman kelapa sawit bekerjasama dengan PT. Tiranggun. Setelah PT. Tiranggun mengalami kegagalan maka kebun kelapa sawit dikembalikan kepada kelompok tani dengan jumlah 25 kelompok. Kemudian beternak ayam kampung sebanyak 1500 ekor. Kemudian ayam dijual dan dibelikan kambing dengan induknya sebanyak 10 ekor dan bertambah menjadi 25 ekor. Dari Kambing dialihkan ke ternak sapi sebanyak 1 ekor dan berkembang menjadi 3 ekor. Kemudian sapi dijual dan dibelikan lahan 1 ha. Lahan tersebut ditanam dengan jati dan kakao. Kemudian beliau terus menambah lahan dengan membeli kebun sawit sampai 10 ha. Tahun 1997 ditunjuk sebagai anggota LKMD. Pada tahun yang sama diangkat sebagai sekretaris KUD Kurnia Kamang. KUD Kurnia Kamang bergerak di bidang perkebunan. Tahun 1998 ditunjuk sebagai kepala RT 3 Dusun 1. Satu tahun kemudian ditunjuk sebagai Kepala Dusun. Pada bidang olahraga beliau aktif mendampingi kegiatan olahraga seperti sepakbola dan bola voli. Sampai saat ini bertindak sebagai pelindung kelompok kesenian seperti ketoprak, kuda lumping, orgen, dan wayang kulit. Pada tahun 2010 melalui gagasan Sukidjo membentuk kelompok tani Tunas Karya yang diketuai oleh salah seorang anaknya yang bernama Sugiharti, SE. Kelompok tani ini bergerak di bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Kelompok tani ini telah berhasil mengajak anggotanya untuk mengelola usahatani yang lebih maju. Hal ini ditandai dengan penghargaan yang diterima sebagai kelompok tani teladan pada tahun 2012 oleh Bapak Bupati Sijunjung. Begitupula salah seorang anak beliau juga mendapatkan penghargaan sebagai Petani Berprestasi Tingkat nasional pada tahun 2012. Atas kepercayaan dari pemerintah, maka kelompok tani Tunas Karya mendapatkan bantuan berupa rumah pengolahan ikan pada tahun 2012. Melalui Sukidjo, anggota kelompok tani Tunas Karya mulai bertanam sayuran pada pekarangan rumah sebagai akibat dari merosotnya harga jual komoditi kelapa sawit. Hasil dari bertanam sayuran dapat dikonsumsi secara pribadi maupun dijual di pasar untuk menambah pendapatan keluarga. Keberadaan keluarga Sukidjo di Kurnia Kamang menjadi inspirasi bagi petani lainnya untuk mengikuti jejak keberhasilan yang selama ini diperoleh dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan keluarga dan warga masyarakat di Kurnia Kamang. (M. Iwan K., SP - Kab. Sijunjung, Sumbar)