Kelembagaan petani khususnya pengembangan koperasi memiliki peran yang cukup penting dalam meningkatkan kualitas perekonomian petani dan pengembangan kelembagaan ekonomi petani (KEP) yang berorientasi bisnis. Peran penyuluh pertanian sudah jelas sangat dibutuhkan untuk memberikan pemberdayaan atau pendampingan kepada petani kita. Kebijakan penumbuhan dan pengembangan KEP diarahkan pada peningkatan kapasitas petani yang berkualitas, handal dan berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis. Orientasinya adalah peningkatan usahatani modern yang berdaya saing dan berkelanjutan. Indonesia sebagai negara kepulauan, dari sabang sampai merauke dengan beragam kultur dan karakteristik petaninya menjadi tantangan bagi Pemerintah dan penyuluh pertanian untuk selalu mengembangkan materi dan metode penyuluhan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu kita juga memiliki satu tantangan yg cukup besar yakni swasembada pangan. Dalam menghadapi swasembada pangan perlu dikembangkan metode yang tepat hingga pada akhirnya akan mensejahteraan petani.Penyuluh sebagai pelaksana operasional teknis dilapangan, memberikan informasi yang menguntungkan bagi para petani sehingga. Harapannya akan terjadi perubahan perilaku, penerapan teknologi yang baik di lapangan sehingga indonesia bisa menjadi lumbung pangan dunia tidak sekedar swasembada. Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP, Ir. Fathan A Rasyid, M.Ag dalam wawancaranya dengan TV Desa menjelaskan perbedaan lumbung pangan dunia dengan swasembada, Jadi lumbung pangan dunia yaitu kita ekspor, tidak hanya memenuhi kebutuhan kita. Nah kita harapkan nantinya kita menjadi pemain internasional dengan adanya pembangunan KEP-KEP yang dapat meningkatkan ekspor”.Ditambahkan oleh Ir. Fathan A. Rasyid, M.Ag, dalam rangka percepatan mewujudkan swasembada pangan Indonesia maupun menjadi lumbung pangan dunia, salah satu yang harus kita kembangkan adalah kelembagaan ekonomi petani apakah itu berupa koperasi petani atau badan usaha milik petani, yang kita sinergikan dengan pemain-pemain hulu dan hilir, dengan harapan tentunya dengan adanya KEP ini kita dapat mempercepat mensejahterakan petani, menumbuhkembangkan penyuluh pertanian kita yang profesional dan akan saling bersinergi nanti dengan stakeholders pemain hulu dan pemain hilir serta pemerintah harapannya nanti sebagai regulasi dan inilah yang kita harapkan. Mudah-mudahan harapan kita ini bisa kita wujudkan dalam waktu tidak terlalu lama, jadi mudah muahan 2017 harapan kita paling tidak untuk menjadi eksporting country untuk beras itu kita wujudkan. (Nurlaily).