Loading...

Tahapan Panen dan Pasca Panen Tanaman Padi Sawah

Tahapan Panen dan Pasca Panen Tanaman Padi Sawah
 
Tahapan Panen dan Pasca Panen Tanaman Padi
 
Panen dan pascapanen padi adalah serangkaian proses penting setelah budidaya, dimulai dari pemotongan, perontokan (memisahkan gabah dari malai), pengumpulan, pengangkutan, pembersihan, pengeringan (penting untuk kadar air), penggilingan, hingga penyimpanan, dengan tujuan meminimalkan susut hasil (kuantitas dan kualitas) melalui teknologi modern seperti combine harvester dan metode yang tepat agar gabah tetap bermutu tinggi, siap jadi beras.  
 
 
1. Panen
Waktu Panen: 
Umumnya 90-130 hari setelah tanam (HST) atau saat 90-95% gabah menguning. Memanen terlalu dini atau terlambat bisa menurunkan kualitas. 
 
Cara Panen:
Tradisional: Menggunakan sabit atau ani-ani, memotong batang padi. 
 
Mekanisasi: Menggunakan combine harvester yang bisa memotong, merontokkan, dan membersihkan gabah sekaligus. 
 
Teknik Panen: 
Pemanenan sebaiknya dilakukan saat kadar air gabah 22-26% untuk mutu terbaik. 
 
2. Pascapanen (Tahapan Penanganan)
Pengumpulan & Penumpukan: Padi dikumpulkan di alas (terpal) untuk menampung gabah yang rontok agar tidak hilang. 
 
Perontokan (Threshing): Memisahkan gabah dari malai. Penundaan bisa menyebabkan gabah berkecambah atau berjamur. Metode modern pakai thresher, tradisional pakai gebot. 
 
Pengeringan (Drying): Menurunkan kadar air gabah. Bisa dijemur di bawah matahari atau pakai mesin pengering, penting untuk mencegah kerusakan dan pertumbuhan jamur. 
 
Pembersihan (Cleaning): Membersihkan gabah dari kotoran, sekam, dan benda asing. 
 
Pengangkutan (Hauling): Mengangkut gabah ke tempat penyimpanan atau penggilingan.
Penggilingan (Milling): Mengubah gabah menjadi beras.
Penyimpanan (Storage): Menyimpan gabah atau beras dalam kondisi bersih, kering, tidak lembab, dan terhindar dari hama tikus/serangga, seringkali menggunakan karung kuat dan diletakkan di atas palet. 
 
Tujuan Pascapanen
Menjaga kualitas dan kuantitas gabah/beras.
Mengurangi susut hasil yang bisa mencapai 5-10% jika tidak ditangani dengan benar.
Memenuhi standar mutu untuk pasar domestik dan internasional.