Tanaman bebadotan banyak ditemui disekitar pekarangan rumah, terutama pada saat musim penghujan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan sendirinya pada tanah lembab dengan ketersediaan air yang cukup. Tanaman ini termasuk Golongan Gulma karna jika dibiarkan tumbuh pada lahan budidaya maka tanaman pokoknya bisa terhambat pertumbuhan nya, karna tanaman bebadotan tumbuh dan berkembang dengan sangat cepat. Meskipun tanaman bebadotan masuk kategori tanaman pengganggu atau gulma namun masyarakat Desa Sungai Belida Banyak yang memanfaatkan untuk mengobati luka Gores atau luka sayat akibat benda tajam karena memang sudah terbukti dapat menyembuhkan luka sayat / gores dengan cepat dan tersedia disekitar kita. CIRI – CIRI TANAMAN : Tanaman Berwarna Hijau Tua Daun berbulu halus Bunga berwarna putih Berakar serabut Memiliki Bau yang cukup menyengat CARA PENGGUNAAN : Seluruh bagian tanaman bisa digunakan kecuali akar Bagian tanaman di cuci dahulu Letakkan ditelapak tangan lalu digosok sampai bagian taman benar – benar lembut. Peras bagian tanaman yang sudah layu tersebut dan teteskan air dari tanaman bebadotan ke bagian kulit yang terluka sampai merata. Tempelkan daun yg sudah digosok tersebut di atas kulit yang terluka (tahan sesuai dengan besarnya luka pada kulit / dapat ikat dengan perban) Buka perban dalam 1 hari ( Jika diperban) Hindari kulit yang terluka / sobek kena benturan hingga kuit benar – benar kering. Penulis : Cecep Supardi Yusuf PPL Desa Sungai Belida Kec. Lempuing Jaya Kab. Ogan Komering Ilir.