Loading...

Tanaman Refugia Pengendali Hama Pada Tanaman Padi

Tanaman Refugia Pengendali Hama Pada Tanaman Padi
PENDAHULUAN Dalam dunia pertanian, serangga sebagai penyebab hama dan penyakit pada tanaman padi dianggap sebagai musuh yang wajib di basmi secara keseluruhan. Hal ini disebabkan keberadaannya yang dapat mengakibatkan kerugian berupa kerusakan tanaman padi baik dalam skala kecil hingga besar. Dari semua jenis serangga yang hidup di lahan pertanian, yang termasuk sebagai peyebab hama dan penyakit yang lebih dikenal dengan organisme penganggu tanaman (OPT) jumlahnya sekitar 20% selebihnya merupakan serangga menguntungkan seperti polinator, predator dan parasitoid. Sayangnya penggunaan pestisida dan insektisida kimia dapat membunuh serangga menguntungkan, selain itu akan terjadi resistensi pada OPT karena penggunan pestisida dan insektisida yang tidak sesuai dengan anjuran. Aktifitas yang dilakukan petani selama ini tidak meyelesaikan masalah serangan OPT, namun juga muncul masalah baru seperti kerusakan lingkungan akibat residu bahan-bahan kimia, hilangnya serangga yang menguntungkan bagi petani dan yang paling penting adalah pengaruh terhadap petani dan konsumen padi. Sebenarnya alam telah menyediakan solusi pencegahan hama dan penyakit yang ampuh dan berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan menanam aneka bunga refugia (matahari, kenikir, aster, kertas) yang bisa menghasilkan nektar dan polen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memanfaatkan tanaman refugia sebagai pengendali hama terhadap tanaman padi sawah. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai pemanfaatan tanaman refugia yang dapat dijadikan sebagai pengendali hama yang ramah lingkungan, efisien, dan kemudahan memperoleh serta tidak merusak ekosistem. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan lahan BPP Senori, Desa Sidoharjo Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban tahun 2019. TANAMAN REFUGIA Definisi refugia menurut para ahli adalah beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumber daya yang lain musuh alami seperti predator dan parasitoid ((Nentw 1998; written et al., 1998) dalam Allifah et.al 2013 dan pertiwi 2014)). Refugia berfungsi sebagai mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami. Refugia adalah tumbuhan (baik tanaman maupun gulma) yang tumbuh disekitar tanaman yang dibudidayakan, yang berpotensi sebagai mikrohabitat bagi musuh alami (baik predator maupun parasitoid), agar pelestarian musuh alami tercipta dengan baik. Bagi musuh alami, tanaman refugia ini memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai sumber nektar bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama dan pertanaman. Suatu konsep pemecahan masalah yang dapat diterapkan dalam pengendalian hama adalah dengan cara menanam tanaman yang digunakan sebagai refugia sehingga konservasi predator dapat terus terjaga. Jenis-jenis tanaman refugia Tanaman hias (bunga matahari, bunga kertas, kenikir) Gulma (babadota, ajeran, bunga tahi ayam) Sayuran (kacang panjang, bayam, jagung) Tumbuhan liar yang tumbuh di area sawah (bunga legetan, pegagan, rumput setaria, rumput kancing ungu, kacang hias/pentoi) Dari jenis-jenis tamanan refugia diatas mayoritas yang diterapkan pada padi sawah adalah tanaman hias seperti bunga matahari, bunga kertas dan bunga kenikir. Syarat tanaman refugia Pilih tanaman yang memiliki bunga dan warna yang mencolok 2. Regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan 3. Benih atau bibit mudah diperoleh 4. Mudah ditanam 5. Dapat ditumpang sarikan dengan tanaman pematang lainnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Serangga musuh alami seringkali memerlukan tempat berlindung sementara sebelum menemukan inang atau mangsanya. Penanaman tanaman di pinggir lahan dapat dilakukan untuk memenuhi hal tersebut. Selain untuk mendapatkan hasil produksi sampingan, penanaman tanaman di pinggir lahan dapat berfungsi sebagai sumber makanan bagi imago baik parasitoid maupun predator dan tempat berlindung sementara (Pujiastuti et al.2015) Tumbuhan berbunga yang dijadikan tanaman refugia diharapkan menjadi tempat perlindungan serta penyedia pakan bagi predator dan hama tanaman padi. Makanan yang didapatkan predator dari tumbuhan berbunga adalah madu dan nektar dari bunga serta serangga hama yang bersembunyi pada tumbuhan tersebut. Selain dapat memperoleh madu dan nektar dari tumbuhan berbunga yang didatanginya, predator juga dapat menemukan mangsa yang bersembunyi di dalam tumbuhan berbunga tersebut sehingga predator dapat dengan mudah memakan mangsanya. Manfaat tanaman refugia dalam area pertanaman Mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami Sumber nektar atau pakan bagi musuh alami sebelum adanya hama dalam pertanaman Terciptanya agroekosistem yang seimbang, dimana jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya, sehingga tidak menimbulkan kerugian secara ekonomi (dibawah ambang batas ekonomi). Mengingat peran dari serangga musuh alami yang menguntungkan untuk membantu pengendalian hama dan penyakit, maka perlu adanya usaha konservasi musuh alami dengan menanam tanaman refugia bersamaan atau mendahului tanaman utama. Sebaiknya tanaman refugia ditanam sebelum tanaman utama agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi musuh alami dan serangga pollinator yang berperan dalam polinasi yaitu perantara penyerbukan tanaman. Refugia cocok ditanam di pematang sawah. Diusahakan agar penanaman refugia sejajar dengan sinar matahari sehingga tidak menutupi atau mengganggu penyerapan sinar matahari bagi tanaman utama. Selain itu pengolahan lahan dan pemupukan yang tepat sangat dianjurkan agar tanaman refugia tumbuh sesuai yang diharapkan. Jumlah hama dilahan konvensional lebih tinggi dibandingkan jumlah predator di lahan tersebut. Sedangkan jumlah hama dilahan organik lebih rendah dibandingkan predatornya. Tingginya jumlah predator pada lahan organik dikarenakan lahan ini menggunakan keberagaman tanaman berbungga karena predator mendatangi tumbuhan berbunga untuk berlindung maupun mendapatkan makanan. KESIMPULAN Tumbuhan berbunga penting untuk melestarikan populasi musuh alami di suatu ekosistem seperti agrosistem Keberagaman fauna karena tanaman berbunga (refugia) akan menyebabkan terbentuknya ekosistem yang stabil sehingga terjadinya keseimbangan ekosistem Ekosistem yang stabil pada lahan sawah akan menguragi hama perusak tanaman padi sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi. PENULIS : SUDARTO