Loading...

TATA LAKSANA PEMELIHARAAN SAPI POTONG

TATA LAKSANA PEMELIHARAAN SAPI POTONG
Sapi potong merupakan ternak yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Ternak ini memberikan kontribusi pemenuhan pangan sumber protein hewani bagi masyarakat Indonesia. Keberhasilan budidaya ternak sapi potong terletak pada tata laksana pemeliharaannya. Prinsip pemeliharaan ternak yaitu perlindungan, tanggung jawab, dan kesejahteraan terhadap makhluk hidup. Beberapa hal yang harus menjadi perhatian dalam pemeliharaan ternak yaitu pemeliharaan ternak harus disesuaikan dengan usia ternak dengan meminimalkan penderitaan ternak, Kondisi kehidupan dan pengelolaan lingkungan harus mempertimbangkan kebutuhan ternak. Hal ini bertujuan untuk memberi kebebasan gerak yang cukup dan kesempatan yang cukup untuk mengekspresikan perilakunya, memfasilitasi berkelompok dengan ternak lain, terutama sejenis, mencegah perilaku yang abnormal, luka, dan penyakit dan memberi ruang yang cukup untuk menjaga kalau ada bahaya, rusaknya fasilitas fisik, dan lain-lain. Pengangkutan ternak hidup harus dilakukan dengan cara hati-hati, sehingga mengurangi stress, luka, dan penderitaan. Ternak harus punya akses ke padang gembalaan atau lapangan terbuka dan harus mampu menggunakannya sepanjang kondisi fisiologis ternak; cuaca dan lingkungannya memungkinkan. Kandang ternak harus mempunyai lantai yang rata dan tidak licin,. dilengkapi dengan area istirahat yang cukup luas, nyaman, bersih dan kering. Dalam usaha sapi potong pakan yang tersedia harus mencukupi bagi kebutuhan sapi baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Bahan pakan sapi potong terdiri dari pakan hijauan berserat dan konsentrat. Pakan yang berimbang dan berkualitas menghasilkan kualitas sapi potong yang baik pula. Pencegahan penyakit dan kesehatan hewan juga menjadi faktor penentu dalam keberhasilan pemeliharaan ternak sapi potong. Ditulis Oleh : Omi Dwi Nurrahmi, S.Pt. (Penyuluh Pertanian Provinsi Bengkulu)