Langkah-langkah budidaya cabai adalah: Memilih benih Pilih benih cabai yang segar, daunnya berwarna hijau, dan tidak terkena hama. Benih yang baik memiliki daya kecambah di atas 80%, sehat, bersih, dan sesuai dengan musim tanam dan iklim. Persiapan lahan Buat bedengan dengan lebar 1–1,2 meter, tinggi 40–50 cm, dan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan. Jarak antar bedengan sekitar 40–50 cm. Persemaian Rendam benih dalam air hangat (50°C) atau larutan Previcur N (1 cc/l) selama satu jam. Taburkan benih secara merata di atas media semai, lalu tutup dengan tanah tipis, siram, dan tutup dengan daun pisang. Pemindahan bibit Setelah berumur 7–8 hari, pindahkan bibit ke dalam bumbunan daun pisang atau pot plastik. Penanaman Bibit cabai siap ditanam di lapangan setelah berumur 4–5 minggu. Perawatan Perhatikan pengaturan drainase, terutama pada musim hujan. Lakukan penyiangan untuk menghindari gulma. Berikan pupuk sesuai dengan kondisi lahan.