Loading...

TATALAKSANA PAKAN KELINCI

TATALAKSANA PAKAN KELINCI
Kelinci membutuhkan pakan untuk kebutuhan hidup pokok dan produksi. Bahan pakan untuk kelinci secara garis besar dibagi menjadi dua golongan, yaitu: hijauan (forage) dan penguat (konsentrat). HIJAUAN Hijauan merupakan pakan pokok kelinci yang pemberiannya sebanyak 60-80 %, meliputi antara lain: jenis rumput-rumputan (graminae), teki (cyperaeceae), dan kacang-kacangan (leguminoceae). Jenis hijauan yang banyak terdapat di Indonesia dan biasa diberikan kepada kelinci antara lain: rumput lapang, rumput jampang, gigirinting, daun turi, daun pisang, daun ubi jalar, kangkung, daun kacang tanah, sawi, wortel, kol dan lain-lain. Hijauan tersebut dapat diberikan dalam bentuk segar yang telah dilayukan terlebih dahulu, maupun dalam bentuk awetan (hay). Hijauan segar yang dilayukan dimaksudkan untuk menghilangkan getah dan racun yang dapat mengakibatkan mencret, kembung, dan kejang-kejang.Hijauan awetan diberikan pada saat hijauan segar sulit diperoleh karena adanya musim kemarau panjang. PAKAN PENGUAT (KONSENTRAT) Konsentrat dibutuhkan kelinci untuk memperoleh produksi yang memadai, terutama pada saat masa pertumbuhan, bunting, dan menyusuisebanyak (20-40%).Bahan pakan penguat antara lain: jagung giling, dedak padi, bungkil kelapa, polar, molasis dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut mengandung protein tinggi dan serat kasar yang rendah. Jenispakan yang diberikanmeliputihijauanmeliputirumputlapangan, rumputgajah, sayuranmeliputikol, sawi, kangkung, daunkacang, daunturidandaunkacangpanjang, biji-bijian/pakanpenguatmeliputijagung, kacanghijau, padi, kacangtanah, sorghum, dedakdanbungkil-bungkilan. Untukmemenuhipakaniniperlupakantambahanberupakonsentrat yang dapatdibeli di tokopakanternak.Pakandanminumdiberikandipagiharisekitarpukul 10.00.Kelincidiberipakandedak yang dicampursedikit air.Pukul 13.00 diberirumputsedikit/secukupnyadanpukul 18.00 rumputdiberikandalamjumlah yang lebihbanyak.Pemberian air minumperludisediakan di kandanguntukmencukupikebutuhancairantubuhnya. KEBUTUHAN ZAT PAKAN Kelinci sedang tumbuh (4-12 minggu) membutuhkan serat kasar 14 persen, lemak 3 persen, protein kasar 17 persen, energi 2500 kcal/kg, kalsium 0,5 persen dan phospor 0,3 persen.Kelinci sedang menyusui membutuhkan serat kasar 14 persen, lemak 3 persen, protein kasar 15 persen, energi 2500 kcal/kg, kalsium 1,1 persen dan phospor 0,8 persen. SYARAT-SYARAT PAKAN PADA TERNAK KELINCI : Pakan / ransumdisenangiternak.Bahanpakanmudahdidapatdantersediaterusmenerus di daerah yang bersangkutanHarganyamurah.Mengandungzatmakanan yang sesuaidengankebutuhankelinciuntuksetiapperiodepemeliharaan( anaktumbuh / induk bunting / indukmenyusui, haruslebihbanyakmengandung protein, mineral, dan vitamin dibandingkanlainnya) . Bersihdanjangansampaiada yang busuk.Makananbebasbenda-bendaberbahaya, hindarkanrumputbasah / embunpagi, karenadapatmenyebabkankejangperut.Rumput yang lunak (janganalang-alang / semaktajam), karenadapatmelukaimulut / hidung. BahanMakanan yang SeringDiberikanPadaTernakKelinci : Pakanutamakelinciadalahhijauan( Rumputlapangan.Sayuran (kol, sawi, kangkung), daunkacang, turi, kacangpanjang, daunketelarambat). Dapatdiberikansebanyak 1 – 2 kg per hari. Umbi-umbiansebagaipakanpelengkap :Umbisegar (air : 60 - 95 %); mudahdicerna, tapimiskin protein, vitamin dan mineral. Biji-bijiansebagaipakanpenguat (induk bunting / menyusui):JagungKedelai, Kacanghijau, Bulgur, Padi, Kacangtanah, Sorghum diberikan 200 - 300 gram per hari. Padausahakomersialmakanandisediakandalambentuk pellet. Sebagaitemak type dagingkelincimempunyai feed konversi yang baikdibandingkandengantemak yang lain denganransumseimbang, feed konversinyapadakelinci 3:1, pada broiler 2:1 danpada steer 9:1. Effisiensi protein padakelinci 6:1, pada broiler 1,9:1, danpada steer 10,6:1. JumlahKonsumsiHijauandanKonsentrat/ hari Untukkelincisedangtumbuh 1-1,5 kg dankonsentrat 1 ons UntukKelincidewasa 2-3kg dn 2 ons Untukkelinci bunting 2-3 kg dankonsentrat 2-3 ons Penulis : Rusli,A.Md / 19811212 201706 1 001(Penyuluh Pertanian Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga)