TEHNIK MENGAWINKAN BUAH NAGA Oleh I Made Carma Tanaman Buah naga aslinya berasal dari Amerika,namun sekarang telah banyak dibudidayakan di Asia dan Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Tanaman ini termasuk sejenis tanaman kaktus dalam keluarga Cactaceae Dan sub family Hylocereanea. Tanaman buah naga yang dibudidayakan terdapat 4 (empat) jenis yaitu : 1). Buah naga daging buahnya berwarna merah,2).Buah naga berdaging merah,3) Buah naga berdaging super merah,4) Buah naga kulit kuning berdaging putih. Tanaman buah naga memiliki sistem perakaran yang unik yaitu : akar tidak tumbuh hanya di pangkal batang di dalam tanah namun ada juga di celah celah batang yang pungsinya untuk melekat dan memanjat. Akar pelekat sering disebut akar udara atau akar gantung yang berpungsi untuk mengisap air dan unsure lain dari udara. Budidaya buah naga sebenarnya gampang-gampang susah yang penting syarat tumbuhnya terpenuhi,yaitu diantaranya sinar matahari harus full/tidak boleh ternaung. Setelah 6-10 bulan stek buah naga ditanam biasanya akan mulai keluar bunga,namun tergantung pada kesuburan tanah,penyinaran dan pemeliharaan. Secara alami sebenarnya tanaman buah naga bisa terjadi penyerbukan namun tidak semua bisa menjadi buah.Saat tanaman keluar bunga biasanya dibarengi dengan keluar tunas, nah tunas ini sering berupa tunas air yang harus dipotong/dipangkas, agar tanaman dan bunga lebih sehat serta buah menjadi lebih besar dan berkualitas. Bentuk bunga buah naga sangatlah unik dimana serbuk sarinya berada agak jauh dibawah dari kepala putik ,atau putik berada diatas serbuk sari sehingga penyerbukan secara alami atau penyerbukan sendiri maupun bantuan serangga hanya sedikit penyerbukan terjadi, sehingga banyak bunga buah naga yang layu dan gugur tidak jadi buah. Untuk mendapatkan hasil buah naga yang banyak maka perlu penyerbukan dibantu oleh manusia. Adapun cara/langkah-langkah penyerbukan buah naga yang benar sebagai berikut : Siapkan botol air minelar yang bersih dan potonglang/iris kira-kira ¾ bagian sehingga sisa bagian bawahnya.Atau bisa juga menggunakan kertas HVS untuk menampung tepung sari. Siapkan juga kuwas halus ukuran 5 cm. Pegang irisan botol air minelar dibawah tangkai tepung sari selanjutnya Sapukan kuas di sekitar tepung sari seara perlahan, tepung sari akan jatuh dan tertampung diirisan botol air mineral Selanjutnya tepung sari yang sudah tertampung diirisan botol air minelar tadi diambil dengan ujung kuas dan menyapukannya/ditaburkan di atas kepala putik. Saat menyapukan kuas harus hati-hati agar jangan sampai kepala putik rusak. Demikian dikerjakan dengan seksama dan dilanjutkan pada bunga buah naga yang lain. Waktu yang baik melakukan penyerbukan/mengawinkan buah naga yaitu pada malam hari ± jam 09.00 sampai menjelang pagi sebelum matahari terbit, karena pada malam hari bunga buah naga mulai mekar dan besoknya bunga mulai layu. Karena Untuk maksud tersebut penting di siapkan lampu untuk penerangan.Lampu penerangan juga penting untuk merangsang tumbuhnya bunga buah naga. Sisi negatifnya adalah : banyak serangga hama yang tertarik oleh lampu sehingga kemungkinan tanaman buah naga terserang oleh serangga hama. Setelah 5-7 hari sejak penyerbukan maka akan kelihatan yang gagal maupun yang berhasil. Penyerbukan yang gagal biasanya pangkal bunga mulai menguning dan pucat serta tidak membesar/bernas selanjutnya akan rontok,sedangkan yang berhasil pangkal bunga kelihatan hijau,bernas dan mulai membesar dan terus membesar samapi batas maksimum. Keuntungan dari mengawinkan buah naga dengan bantuan manusia adalah: Buah naga hasil perkawinan dengan bantuan manusia buah yang dihasilkan lebih besar-besar, sedangkan buah naga yang hasil penyerbukan alami buahnya kecil – kecil. Disamping itu bunga buah naga yang penyerbukannya dibantu manusia prosentase jadi buah lebih tinggi, dibanding dengan perkawinan secara alami. Untuk itu sangatlah perlu melakukan pengawinan pada bunga buah naga untuk mendapat hasil yang banyak dan berkualitas, selamat mencoba.