Loading...
Beranda
Organisasi
Visi Misi
Struktur Organisasi
Tupoksi
Profil Lembaga
Kebijakan
Undang - Undang
Peraturan Pemerintah
Peraturan Presiden
Peraturan Menteri
Petunjuk Teknis
Petunjuk Pelaksanaan
Pedoman
Peraturan Kabadan
Instruksi Presiden
SK Kepala BPPSDMP
Materi Penyuluhan
Manajemen
Materi Teknis
Sosiokultural
Berita
Gerbang Nasional
Gerbang Daerah
Pengumuman
Galeri
Galeri Foto
Galeri Video
Galeri Dokumen
ID
|
EN
• INFO TERKINI :
Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Turun!!!!!!!
• INFO TERKINI :
No Korupsi
Pencarian
TEKNIK BUDIDAYA UBI KAYU SISTEM MONOKULTUR
Ada dua teknik budidaya ubi kayu. Pertama, sebagai tanaman tunggl (monokultur) yakni tanaman pagar. Namun bisa dengan bersama tanaman lain ( tumpang sari) Double-Row. Kedua, untuk petani yang mengutamakan hasil ubi kayu. ,tapi ingin mendapatkan tambahan penghasilan. Dengan pengaturan tanam double-row dimungkinkan dua kali tanaman kacang-kacangan, tanpa mengurangi hasil panenan ubi kayu, dan petani lebih cepat mendapatkan hasil tunai dari panen kacang-kacangan sementara menunggu tanaman ubi kayu di panen. Penyiapan Bibit dan Varietas Bibit berupa stek diambil dari tanaman yang sehat dan berumur lebih dari 7 bulan. Namun kurang dri 14 bulan. Untuk stek adalah bagian tengah batang yang bagus. Bagian pucuk yang masih terlalumuda (sekitar 50 cm) dan bagian pangkal yang terlalu tua (sekitar 20cm) sebaiknya tidak digunakan untuk stek. Budidaya Monokultur Untuk budidaya monokultur yang pertama dilakukan adalah mengolah lahan sedalam sekitar 25 cm. Karena pada awal pertumbuhan,ubi kayu memerlukan air yang cukup, sebaiknya tanam pada musim hujan. Apalagi lahan tidak berada dialiran irigasi. Stek ditanam dengan cara menancapkan ke tanah sedalam sekitar 3-5cm. Posisi stek jangan sampai terbalik. Jarak tanam yang umum digunakan adalah 80x70 cm atau 100 x 70cm, tergantung varietas. Dengan jarak tanam ini populasi mencapai 13.00-17.00 tanaman/ha. Jarak tanam yang lebih rapat biasanya menghasilkan umbi yang lebih kecil-kecil walaupun produksi perhektarnya tidak berkurang. Untuk pemupukan, Takaran pupuk yang diperlukan adalah 200kg urea, 100kg SP36, dan 100kg KCL/ha. Pupuk diberikan dua tahap. Pertama, Umur 7-10 hari dipupuk dengan takaran 100kg Urea, 100kg SP36, dan 50 kg KCL/ha. Kemudian pada umur 2-3 bulan dipupuk dengan takaran 100kg Urea dan 50 kg KCL/ha. Jika dianggap perlu pada umur 5 bulan bida ditambah kan Urea. Pupuk diberikan secara tugal, sekitar 15 cm dari tanaman. Pada umur 1 bulan tunas-tunas yang berlebihan di buang/ dirempes, menyisakan 2 tunas yang paling baik. Penyiangan dilakukan sedikitnya 1-2 kali, sehingga tanaman bebas gulma hingga umur 3 bulan. Dan perlu dilakukan pembumbunan. Umur panen ubi kayu bervariasi menurut varietasnya. Varietas unggul umummya dapat dipanen pada umur 8-11 bulan. Sumber : © 10 Mei 2017 Sinartani .com Nama : Nurkarlina Rakib
Trending
BUDIDAYA AYAM KUB (9997 Hit)
PENGGEREK BATANG PADI (997 Hit)
Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Jagung (996 Hit)
Budidaya Tanaman Jagung (995 Hit)
Pentingkah pH Air Nutrisi Hidroponik? (992 Hit)
Cybext
, All right reserved.
Designed By
HTML Codex
Distributed By
ThemeWagon