Loading...

TEKNIK OKULASI PADA KARET PB260

TEKNIK OKULASI PADA KARET PB260

Okulasi merupakan teknis menyambungkan atau menempelkan mata tunas (entres) dari klon unggul PB260 ke batang bawah (rootstock) yang telah disiapkan. Tahapannya meliputi penyiapan batang bawah dan entres, pembuatan jendela okulasi, penempelan perisai mata okulasi, pembalutan, dan perawatan. 

Tahapan Teknik Okulasi

  • Persiapan Batang Bawah: Pilih batang bawah yang sehat dan berkualitas. Usia yang cocok tergantung jenis okulasi (coklat, hijau, atau dini).Persiapan Mata Tunas (Entres): Gunakan entres dari klon PB260 yang memiliki mata tunas prima yang tumbuh di pangkal tangkai daun, karena kemampuannya tumbuh lebih tinggi dibandingkan mata sisik.
  • Pembuatan Jendela Okulasi: Buat sayatan atau "jendela" pada kulit batang bawah untuk menempelkan entres. Ukuran dan bentuk sayatan bisa bervariasi, tergantung metode yang digunakan.

1.    Penempelan Perisai Mata Tunas:

  • Ambil perisai mata tunas dari entres dengan hati-hati menggunakan pisau okulasi.
  • Tempelkan perisai mata tunas ke jendela okulasi yang sudah dibuat pada batang bawah.

2.    Pembalutan:

  • Tutup jendela okulasi dengan rapat menggunakan plastik khusus okulasi.
  • Balut dari bagian bawah jendela ke atas (atau sebaliknya, tergantung arah bukaan). Pastikan pembalutan kuat agar tidak ada celah.

3.    Perawatan Lanjutan:

  •   Setelah 3-4 minggu, buka balutan untuk memeriksa keberhasilan okulasi.
  •  Jika berhasil, batang atas okulasi akan tumbuh dan bisa dipindahkan ke polibag untuk membentuk stum mata tidur.
  •  Setelah stum tumbuh dan memiliki 1-2 payung daun, bibit siap ditanam di kebun.