Loading...

Teknik Pemanenan dan Pascapanen Benih Kentang yang Efektif

Teknik Pemanenan dan Pascapanen Benih Kentang yang Efektif

Tanaman kentang dapat dipanen umur 80-120 hari namun tergantung pada jenis varietasnya. Sebaiknya tanaman kentang harus dipanen pada usia yang tepat, tidak terlalu muda atau terlalu tua. Jika belum cukup umur menyebabkan kualitas umbi yang rendah, karena karbohidrat belum terbentuk dengan maksimal.Begitu juga jika dipanen terlalu tua, kualitas umbi juga rendah karena resiko kerusakan umbi tinggi. Pemanenan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak umbi.Setelah selesai pemanenan biarkan sesaat agar tanah yang menempel pada umbi mengering dan mudah untuk dibersihkan. Kemudian umbi yang sudah terkumpul dikemas menggunakan karung goni atau keranjang untuk memudahkan pengangkutan. Waktu paling baik untuk panen kentang adalah keadaan cuaca terang di pagi hari dengan tata cara panen yaitu pembongkaran guludan dengan menggunakan cangkul, lakukan pembongkaran dari samping guludan, dikumpulkan dan dipisahkan umbi busuk dan yang baik dimasukan dalam wadah yang baik.

Beberapa Penanganan Pasca Panen

Pembersihan 

Umbi kentang yang telah selesai dipanen biasanya masih dalam kondisi yang kotor. Dari umbi tersebut terdapat sisa-sisa tanah yang masih menempel dan juga sisa-sisa akar kecil yang belum dipotong. Kotoran-kotoran yang menempel pada umbi kentang dibersihkan. Pembersihan dapat dilakukan dengan cara mencuci umbi pada air yang mengalir. Bagi umbi yang terdapat sisa-sisa akar kecil lakukan pemangkasan menggunakan pisau atau gunting yang tajam. Selanjutnya, setelah umbi kentang selesai dibersihkan lakukan pengeringan. Dengan demikian umur simpan maupun mutu dari umbi kentang akan lebih terjamin untuk sampai ke tangan konsumen.

 Sortasi dan Grading

Supaya mendapatkan mutu yang berkualitas dan seragam pada ukuranya, perlu dilakukan pemilihan (sortasi) pada umbi kentang. Sortasi adalah pemisahan produk yang sudah bersih menjadi bermacam-macam mutu atas dasar sifat-sifat fisik. Sortasi dilakukan dengan cara memisahkan umbi kentang yang baik dan sehat. Umbi kentang yang baik dan sehat, yaitu umbi yang bentuknya bagus, tidak cacat serta bebas penyakit.

 Penyimpanan

Teknik penyimpanan yang benar berperan penting dalam mencegah kerusakan selepas panen. Sering kali umbi kentang mengalami, penyusutan, busuk, berkerut- kerut dan mengering secara lebih cepat daripada biasanya. Pengemasan Jenis kemasan yang digunakan harus bisa untuk melindungi dan mempertahankan mutu dari umbi kentang. Kemasan yang biasanya digunakan, yaitu keranjang plastik dan karung karena terbuat dari bahan yang aman dan tidak melukai umbi.

 

Penulis

BPP Kecamatan Muara,  Dinas Pertanian Tapanuli Utara

Sumber:

https://distan.bulelengkab.go.id/

jurnal.agribisnis.umi.ac.id