Loading...

TEKNIK PEMBIMBITAN BENIH KOPI ARABIKA S795

TEKNIK  PEMBIMBITAN BENIH   KOPI ARABIKA S795
TEKNIK PEMBIMBITAN BENIH KOPI ARABIKA S795 Kopi Arabika Flores Bajawa merupakan komoditi unggulan yang selama ini sudah menjadi kebanggaan kabupaten ngada terlebih khusus diwilayah indikasi geografis diketiga kecamatan yaitu kecamatan bajawa, kecamatan golewa dan kecamatan golewa barat; Untuk menjaga produksi dan produktifitas tetap stabil dengan SOP pengolahan kopi yang menjadikan kopi arabika flores bajawa nilai jual sangat tinggi dan harga itu tidak akan turun.Seiring dengan permintaan pasar luar negeri maupun dalam negeri yang terus bertambah setiap tahun maka dengan demikian masyrakat tani kopi diketiga wilayah harus melakukan langkah-lanngkah dengan menerapkan teknologi baru untuk memperbanyak tanaman kopi sehingga tiap tahun produksi kopi meningkat.cara yang dilakukan adalah; degan perbanyakan tanaman kopi secara generatif yaitu perbanyakan tanaman kopi dari benih; teknologi ini dianggap masih lebih baik dimana mempersiapkan tanaman yang baru yang produksinya tetap stabil tiap tahun; untuk langkah – langkah sebagai berikut: Pemilihan Pohon Induk Kopi Arabika s795 Cara ini merupakan kegitan kita memilih tanaman yang sudah usianya menncapai 15-20 tahun dengan syarat sebagai berikut; Tanaman Kopi Ini Berdaun Lebat Pohonnya sehat jauh dari hama penyakit baik itu dibatang pohon Maupun cabang Daun hijau tampa bercak-bercak/karat daun Kopi berbuah tiap tahun Kopi berbuah sempurna dan tampa hama bubuk buah Persipan Benih kopi Arabika s795 Cara ini merupakan kegiatan petik buah kopi merah yang tingkat kematangannya 98% yang akan kita gunakan benih dengan proses ini bermaksud kopi yang akan kita gunakan sebagai benih lagi tidak mudah busuk maupun rusak ketika lama pada saat dimedia deder/persemaian nantinya.buah kopi yang sudah kita panen maka kita harus melakukan pengolahan secarra manual dengan cara sebagai berikut: Siapkan wadah berupa karung dan wadah lain seperti ember bak Masukan buah kopi kedalam ember bak lalu tambahkan air dan mencucinya dengan air agar sisa-sisa ranting maupun jamur yang melekat dikulit buah dapat dibersihkan Siapkan wada untuk mengupas kulit ceri atau kulit merah buah kopi dengan cara masukan buah ceri ke dalam karung lalu diikat ujung mulut karung lalu di injak- inja menggunakan kaki perlahan- lahan sampai semuah kulit cerinya semuanya terpisah dari biji kopi Biji kopi yang sudah terpisah dari kulit cerinya kita kelrakann dari karung dan kita tuangkan wadah ember untuk di bersikan sisa-sisa kuit cerinya Biji kopi yang telah bersih dari kulitnya kita masukan kembali ke dalam karung lalu difermentasi selama 26 jam funsinya supaya lendir yang masih menempel dikulit tanduk kopi dapat dibersihkan agar biji kopi bersih tidak menyebakan jamur pada saat persemaian nanti. Kopi yang sudah difermentasi selanjutnya dicuci bersih lendirnya Biji kopi dijemur atau dianginkan-anginkan dalam suhu ruangan usahakan jangan terkena paparan sinar matahari langsung agar embrio benih kopi tidak mati Biji kopi diangin-anginkan selama 3-5 hari Biji kopi disortir untuk dijadikan benih pilih biji kopi besarnya seragam Persipan Media Persemaian Benih Tanaman Kopi Kegiatan pembibitan ini diawali dengan proses pendederan benih kopi atau persemaian biji kopi arabika flores bajawa, proses persemaian ini merupakan cara untuk menyeleksi benih atau bibit yang sudah tumbuh yang akan kita ggunakan sebagai bibit yang sehat dan berkecambah sempurna tampa ada cacat daun maupun akar bibit kopi.cara kerja dari kegiatan persemaian ini dilakukan dengan beberapa tahap; Persipan bedengan deder lebar 100cm x panjaang disesuaikan dengan jumlah benih atau bibit yang akan kita deder Campur media semai dengan perbandingan pupuk bokasih,tanah dan daun bambu bakar dengan perbandingan pupuk bokasih 2: tanah 1: daun bambu bakar 2 ember Persiapan media koker Pemindahan benih yang disemai dipersemaian bisa langsung dipindah ke media polibeg untuk pertumbuhan sampai menjadi bibit kopi siap tanam di lahan perkebunan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penanaman di poli beg diantaranya sebagai berikut: Biji kopi yang siap dijadikan benih diberi perlakuan berupat zat perangsang tumbuh pupuk cair hayati (Biobost) direndam Polibeg (kantong plastik) yang digunakan berukuran 15 cm x 25 cm dengan ketebalan plastik 0.08 mm. Ukuran polibeg tersebut bisa disesuaikan dengan jenis kopi yang akan ditanam. Lubangi polibeg sebanyak 15 titik. Masukan media tanam ke dalam polibeg dan siramlah media sampai basah. Lakukan penataan polibeg di bedengan dengan kisaran jarak antar polibeg sekitar 7 cm. Ketika akan menanam benih ke polibeg, seleksilah benih atau kecambah pertumbuhannya normal dan terlihat sehat. Akar benih dipotong sepanjang 5-7,5 cm dari pangkal. Masukan benih ke polibeg dengan cara melubangi media tanah di polibeg (ditugal) sedalam 3-5 cm, kemudian masukan benih dengan posisi akar lurus (tidak terlipat atau bengkok), lalu padatkan tanahnya dari samping pangkal batang agar akar tidak menggantung khususnya pada tanah yang gembur atau berongga. Pemeliharaan Bibit di Bedengan Pembenihan Penyiraman benih dilakukan dengan melihat kelembaban suhu lingkungan dan cuaca. Banyaknya cahaya matahari yang dibutuhkan benih kopi sekitar 25%, dinaikkan secara bertahap, caranya dengan membuka atap atau naungan sedikit demi sedikit sehingga intensitas cahaya yang masuk semakin lama semakin besar. Melakukan penggemburan tanah atau media tanam setiap 2 bulan sekali secara rutin. Melakukan pemupukan secara berkala disesuaikan dengan umur benih. berikut ini pedoman pemupukan: Dengan menggunakan POC (Bibost) dengan dosis Per 5 liter air /5 tutupan botol biobost setara dengan 5 ml. Poc Biobst dilakukan pengaplikasian setiap 2 minggu sekali Lakukan pengendalian hama dan penyakit pada benih baik secara manual atau dengan cara alami. Beberapa jenis hama yang sering menyerang benih kopi diantaranya ulat, bekicot dan belalang. Penyakit yang sering menyerang benih kopi yaitu Karat Daun Lama pemeliharaan benih kopi sampai siap tanam di lahan perkebunan berkisar antara 9 – 10 bulan yang dihitung dari masa penyemaian benih. (YUVENSIUS RAJA REMBA,SST) https://www.youtube.com/watch?v=HCoJUwfoTcE