Secara umum tanaman cabe banyak memiliki kandumgan gizi dan vitamin. Selain digunakan untuk keperluan rumah tangga cabe juga digunakan untuk industri makanan,obat-obatan dan industri jamu Dalam upaya peningkatan produksi dan mutu hasil tanaman cabe masih banyak menghadapi masalah, salah satunya adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) terutama hama dan penyakit. Hama dan penyakit pada tanaman cabe: A.Hama Tanaman Cabe Ulat tanah (Agotis Ipsilon) Ciri-cirinya: Buah berlubang kecil. Kulit buah menguning. Bila biji cabe dibelah berwarna coklat kehitaman sehingga buah akan rontok. Pencegahan dan pengendaliannya : Membuat perangkap dengan sexferomon Menggunakan insektisida : winder 100EC dengan kosentrasi 0,5-1 cc/liter, promektin 18ec dengan konsentrasi 0,25-0,5cc/liter,cyrotex 75sp dengan kosentrasi 0,3-0,6g/liter. Penyemprotan dilakukan pada sore hari dimana dilakukan secara bergantian. Hama Tungau atau Mate Ciri-cirinya : Daun berwarna kemerahan,menggulung ke atas,menebal akhirnya rontok. Pencegahan dan pengendaliannya : Menggunakan insektisida : akasida samite 13 ec dengan kosetrasi 0,25-0,5 ml/liter, promektin 18ec dengan kosentrasi 0,25-0,5cc/liter digunakan secara bergantian. Hama Trips dan Aphids Ciri-cirinya : Bunga akan mengerig dan rontok Daun akan terdapat bercak keperakan dan menggulung Daun akan mengglung kedalam,keriting,menguning dan rontok Pencegahan dan pengendaliannya : Menggunakan insektisida : winder 25 wp dengan ksentrasi 100-200gr/500 liter air/Ha atau wnder 100ec 125-200ml/500 liter air/Ha. Promektin 18ec dengan kosentasi 0,25-0,5 cc/liter. Penyakit Tanaman Cabe Penyakit busuk Phytoptora Ciri-cirinya : Pada tanaman terdapat bercak coklat kehitaman dam lama kelamaan membusuk, menyerang pada daun,buah dan batang.