Persemaian beni padi basah merupakan persemaian padi yang di lakukan pada lahan sawah di luar lahan yg akan di tanam padi Cara persemaian benih padi secara basah, yaitu : Tanah untuk persemaian diolah dengan cara dibajak dengan menggunakan handtractor sampai tanah dalam kondisi melumpur sedalam kira-kira 20 cm. Sesudah tanah diolah, buat bedengan setinggi 5-10 cm dengan lebar bedengan 100-150 cm dan panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan atau kondisi lahan. Diantara bedengan dibuat saluran draenase. Tujuh hari setelah ditabur, persemaian diairi setinggi 1-2 cm, setelah itu ersemaian diairi terus menerus setinggi 5-7 cm Bibit yang disemaikan baru bias di pindah untuk di tanam ke petak sawah setelah berumur 15-21 hari setelah semai. Sebelum dicabut, pada lahan persemaian di genangi air setinggi 3-5 cm sehingga tanah menjadi lunak dan mudah di cabut . Oleh : Maria Helena Bere, SP , Kec. Malaka Tengah, BPP Tolok