Loading...

TEKNIK SAMBUNG SAMPING PADA TANAMAN KAKAO

TEKNIK SAMBUNG SAMPING PADA TANAMAN KAKAO
Kakao merupakan komoditi andalan nasional serta berperan penting dalam perekonomian, lapangan kerja, sumber pendapatan serta sumber devisa Negara. Dalam pelaksanaan budidaya tanaman kakao supaya berproduksi secara maksimal, selain dari syarat-syarat tumbuhnya terpenuhi ada beberapa factor yang harus di perhatikan, seperti bahan tanaman yaitu bibit unggul, penanaman serta jarak tanam yang tepat, penanaman pohon pelindung, pemupukan, pengendalian OPT serta perlakuan panen yang benar. Kakao merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10 m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif. Rendahnya produksi kakao di Indonesia disebabkan beberapa faktor antara lain penggunaan bahan tanaman yang tidak sesuai. Pada umumnya petani memperbanyak tanaman kakao dengan biji dan berasal dari pohon induk yang telah ditanam beberapa tahun yang lamanya sehingga tingkat keragaman di lapangan berbeda- beda. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan mutu biji kakao yang tinggi ialah merehabilitasi tanaman dengan menggunakan bahan tanaman yang mempunyai produksi tinggi dan klon- klon yang tahan / toleran terhadap hama BPK. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknik sambung samping.Keuntungan Sambung Samping¢ Areal pertanaman kakao dapat direhabilitasi dalam waktu singkat¢ Diperoleh tanaman yang kuat terhadap berbagai gangguan iklim¢ Dibit murah, lebih cepat berproduksi dibandingkan dengan okulasi.¢ Sementara batang atas hasil sambung samping belum berproduksi, hasil buah dari batang bawah dapat dipertahankan¢ Batang bawah berfungsi sebagai penaung sementara bagi batang atas yang sedang tumbuh¢ Memperbaiki klon-klon tanaman yang telah ditanam apabila klon tanaman tersebut sudah tidak dikehendaki.Teknik Sambung Samping¢ Kupas kulit kakao dan buatlah seperti jendela( bisa juga pola segitiga )¢ Potong entris ( 3 “ 4 mata tunas ) dan pangkalnya diiris melancip¢ Masukan dalam kupasan kulit kakao yang telah dibuat¢ Pada saat menempel antara entris dan kambium batang kakao dibuat betul “ betul rapat ( bagian sayatan entris melekat pada kambium batang bawah )¢ Entris ditutup dengan kertas transparan dan diikat erat.