Sektor perkebunan di Maluku Utara berperan cukupbesar karena banyak rumah tangga yang bergerak di sertor tersebut. Di samping kelapa, pala merupakan komoditas utama Maluku Utara (42,01% dari total produksi pala nasional). Teknologi pengolahan pala dirancang untuk peningkatan nilai tambah buah pala dan peningkatan pendapatan petani. Daging buah pala adalah bagian terbesar dari produksi (±80%). Perdagangan pala di Maluku Utara dilakukan dalam bentuk biji dan fuli kering. Daging buahnya dibuang sebagai limbah dan sebagian untuk makanan. Daging buah pala mempunyai komponen kimia penting untuk manusia. Bila digunakan dalam dosis rendah dapat mengurangi flatulensi, meningkatkan daya cerna, memperbaiki selera makan dan mengobati diare, muntah dan mual dan komponen Myristicin yang terkandung dalam daging buah memiliki kemampuan sebagai agen insektisidal dan dianggap berkontribusi terhadap sifat halusinogen yang dapat menyebabkan halusinasi. BPTP Maluku Utara melakukan pengkajian tentang olahan daging buah pala menjadi sirup pala. Hasil kajian ini relatif baru dikenal di masyarakat Tidore Kepulauan. Saat ini telah mulai berkembang usaha pembuatan sirup pala skala rumah tangga. Untuk memenuhi permintaan pasar terhadap produk dengan mutu terjamin dan aman dikonsumsi telah dilaksanakan dengan analisis critical control point. Hasil analisis kelayakan usaha sirup pala menunjukkan tingkat kelayakan dengan biaya investasi sebesar 2.505.000 menghasilkan net B/C sebesar 1,48, IRR sebesar 151 % dan NPV sebesar 10.512.274 dengan umur proyek 5 tahun. Pengembangan produk sirup pala berkembang dari desa binaan Prima Tani Kepulauan Tidore. Prospek usaha diversifikasi produk ini cukup cerah karena mendapat dukungan langsung dari Walikota Kab. Kepulauan Tidore. Sirup pala dapat diangkat sebagai oleh-oleh khas Maluku Utara dan juga dihidangkan dalam jamuan acara-acara resmi sumber: Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian,2011 Cris Sugiono, Sarpina, Agus Hadiarto, Ulfa Madjid Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Maluku Utara