TEMU KEMITRAAN USAHA DILAKSANAKAN DI BP4K KOTA GORONTALO
Akses permodalan dan pemasaran adalah dua hal yang masih menjadi kendala bagi kalangan petani dalam mengembangkan skala usahanya, kondisi tersebut ditambah dengan masih minimnya kemitraan antara petani sebagai pelaku utama dengan pengusaha sebagai pelaku usaha. Menyikapi hal tersebut Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BAKORLUH PPK) Provinsi Gorontalo terus berupaya mengembangkan kemitraan antara petani dengan pelaku usaha. Langkah tersebut antara lain dilaksanakan melalui temu kemitraan usaha. Menariknya pelaksanaan kegiatan tersebut didelegasikan kepada BP4K Kabupaten/Kota seperti yang dilaksanakan kemarin (20/5) di BP4K Kota Gorontalo. Disamping pelaksanaan temu kemitraan usaha juga turut disosialisasikan Gerakan Poloyode yang dilahirkan pada Forum Penyuluh tingkat Provinsi Gorontalo 2013 lalu. Kepala BP4K Kota Gorontalo. Ir. Tomi Jahya, MSi saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, temu kemitraan usaha ini untuk mempertemukan petani dan pelaku usaha dalam hal peluang pasar dan akses permodalan, yang intinya adalah terjalin kerjasama antara pelaku utama dan pelaku usaha yang didampingi oleh penyuluh "sehingga tercipta suasana keseimbangan dan keselarasan yang dilandasi oleh saling percaya serta dapat meningkatkan pemerataan dan pemberdayaan masyarakat tani pungkas Tomi Jahya. Sementara itu Kepala Bidang Penyuluhan BP4K Kota Gorontalo Haryono menjelaskan ada beberapa hal penting disampaikan terkait langkah-langkah untuk membangun kemitraan antara pelaku utama dan pelaku usaha sehingga poduknya bisa masuk/dipasarkan oleh pelaku usaha. " selama ini sudah ada beberapa pelaku utama yang telah menjalin kerjasama dengan pelaku usaha seperti mall dan supermarket oleh karena itu kita senantiasa berupaya agar kemitraan antara petani dan pelaku usaha akan selaku berkembang" ujarnya. 0leh karena itu kita berharap para penyuluh senantiasa melakukan pendampingan terhadap petani serta senantiasa memediasi atau sebagai penghubung antara petani dengan pelaku usaha dalam pengembangan usaha baik pelaku utama maupun pelaku usaha. Turut memberikan materi pada kegiatan tersebut antara lain dari pihak perbankkan (Bank Rakyat Indonesia) Selanjutnya kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo (bulan Mei 2013) sementara Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara akan dilaksanakan pada bulan Juni 2013. Nasrun Napu, SP (Admin Provinsi)