Loading...

Temu Teknis Tk. Kabupaten pada Kegiatan Pemberdayaan Petani melalui Metode Demfarm SL - Agribisnis Padi

Temu Teknis Tk. Kabupaten pada Kegiatan Pemberdayaan Petani melalui Metode Demfarm SL - Agribisnis Padi
Pelaksanaan Temu Teknis Tingkat kabupaten Bulukumba pada kegiatan Pemberdayaan Petani melalui metode Demfarm SL. Agribisnis padi yang dilakukan pada tanggal 29 Maret 2012. Pelaksanaan Temu Teknis ini merupakan forum untuk membangun persamaan gerak dan langkah dari berbagai unsur terkait lingkup pertanian dalam rangka mendukung program P2BN ditingkat Kab. Bulukumba. Demfarm padi adalah salah satu metode penyuluhan di lapangan untuk memperlihatkan secara nyata "cara" dan atau "hasil" penerapan suatu inovasi teknologi padi yang telah teruji dan menguntungkan bagipetani yang dilaksanakan oleh poktan dengan luasan 1 - 5 ha Kegiatan ini merupakan kegiatan koordinasi dan mensinergikan pelaksanaan kegiatan khususnya dalam hal percepatan pencapaian target produksi beras. Tujuan dari pelaksanaan temu teknis ini yaitu : 1. Mengkordinasikan pelaksanaan kegiatan dan menyusun rencana kerja peningkatan produksi beras tingkat kabupaten 2. Menginformasikan kebijakan nasional dan provinsi serta inovasi teknologi yang direkomendasikan oleh BPTP sebagai bahan masukan di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dalam pemilihan materi pembelajaran dan paket teknologi dalam pelaksanaan demfarm. 3. Menyusun rencana kegiatan demfarm tingkat kabupaten 4. Menyusun rencana pengawalan dan pendampingan demfarm tingkat kabupaten Pertemuan teknis tingkat kabupaten/kota difasilitasi / diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bulukumba berkoordinasi dengan Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan sebagai satker pelaksana dana dekonsentrasi pemantapan sistem penyuluhan pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kegiatan temu teknis tingkat kab. Bulukumba diikuti oleh : 1. Kepala dinas lingkup pertanian kabupaten Bulukumba 2. Kepala Balai penyuluhan kecamatan lokasi demfarm padi 3. Peneliti Pendamping 4. Pengamat Organisme Pengganggu Tanamana (POPT) 5. Mantri Tani 6. Ketua Kelompok Tani 7. Penyuluh Pertanian Kabupaten Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kab. Bulukumba, sedangkan Pemateri Oleh Ir. H. Makmur Karessang, M.Si. Hasil dari Pertemuan yaitu : a. Untuk mewujudkan produksi beras 10 juta ton tahun 2014 (P2BN) c. Harus ditempuh metode penyuluhan Demfarm sebagai pemberdayaan petani dalam penerapan rekomendasi teknologi d. Program P2BN, GP3K dan demfarm dikawal oleh penyuluh pertanian khususnya untuk demfarm karena program tersebut ditempatkan di BPP kecamatan e. Produksi 10 juta ton beras perlu dilakukan teknologi pertanian antara lain : - Penerapan pemupukan berimbang pada lahan sawah - Penggunaan varietas unggul baru setiap musim tanam harus mengganti benih. - Untuk menunjang kelancaran program P2BN, kepada yang berkompoten mengusahakan benih tidak terlambat. (Created by Admin_Bulukumba)