Loading...

Temu Usaha BPP Limbangan

Temu Usaha BPP Limbangan

Temu usaha adalah forum atau pertemuan yang mempertemukan produsen (seperti petani atau nelayan) dengan para pelaku bisnis (pengusaha, perbankan, industri, atau pengecer) untuk membangun kemitraan, meningkatkan akses pasar, permodalan, pengetahuan, dan kualitas produk dalam rantai agribisnis, yang seringkali menghasilkan kesepakatan bisnis seperti MOU untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan.

Temu usaha yang dilakukan pada kegiatan DAK Non fisik yaitu temu usaha dengan pelaku utama dan pelaku usaha. Temu usaha dengan pelaku utama dengan narasumber Enjang Efendi Gapoktan Sugih Mukti dari Desa Cigagade. Dalam kegiatan tersebut beliau menyampaikan tentang  Teknologi Budidaya, Pengendalian Hama Penyakit dan Analisa Usaha Tani. Petani sangat antusias dalam pembahasan tentang Analisa usaha tani, yang mana dari hasil Analisa usaha tani tersebut para petani bisa menyimpulkan apakah selama ini usaha tani mereka mengalami kerugian atau keuntungan. Namun para petani tidak berkecil hati, dari hasil diskusi tersebut petani akan berusaha terus untuk meningkatkan produksi dengan mengadopsi teknologi yang telah di sampaikan dan di uji coba dalam kursus tani padi sawah.

Temu usaha dengan pelaku usaha BPP Limbangan mengundang direktur utama PT. Roda Bumi Nusantara (RBN) yaitu H. Irwan  Nirwansyah. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan tentang profil PT. RBN  yang bergerak di bidang distribusi pupuk bersubsidi. PT. RBN berdiri pada tahun 2002 dan datang ke kabupaten Garut dari tahun 2007.  PT. RBN telah bekerjasama dengan Perusahaan Pestisida antara lain PT. Bayer, PT. DGW, PT. Agricon dll. Selain itu juga PT. RBN bekerjasama dengan PT. Meroke Tetap Jaya (Pupuk NPK Mutiara) dan Perusahaan Benih yaitu PT. Bintang Asia, royal seed, Bisi, sygenta dll. H. Irwan Niswansyah selaku Dirut PT. RBN menyampaikan informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi berdasarkan keputusan Mentri Pertanian RI (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025, yang diterbitkan pada 22 Oktober 2025, Berikut HET Pupuk Subsidi terbaru :

Pupuk Urea Rp1.800/kg

Pupuk NPK Rp1.840/kg

Pupuk NPK untuk Kakao Rp2.640/kg

Pupuk ZA khusus Tebu Rp1.360/kg

Pupuk Organik Rp640/kg

 dan juga Mekanisme Penebusan Pupuk Bersubsidi. Tak lupa beliau juga menyampaikan komoditas tanaman apa saja yang di subsidi pembelian pupuknya dan enam tepat tata Kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Dengan penjelasan tersebut di harapkan para petani bisa paham dan tidak ada lagi kesalahpahaman dalam proses tebus pupuk bersubsidi di Penerima Pupuk Pada Titik Serah (PPTS) yang telah di tunjuk.

 

 

Sumber : Enjang Efendi (Gapoktan Sugih Mukti Desa Cigagade)

H. Irwan Nirwansyah (Direktur Utama PT. Roda Bumi Nusantara)

Penulis : Ela Nurlaela, SP