Loading...

Temu Usaha Memperkuat Kemitraan Pertanian

Temu Usaha Memperkuat Kemitraan Pertanian
Dalam rangka memperkuat kemitraan pertanian di Kecamatan Bukit Batu. Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan Temu Usaha Pertanian. Acara tersebut berlangsung di Kantor Terpadu UPT BPP Kecamatan Bukit Batu. Acara ini dihadiri oleh Koordinator PPL Kabupaten Bengkalis. Turut hadir Penyuluh Pertanian dan POPT serta anggota kelompok tani. Disampaikan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, karena tidak hanya menyediakan pangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi jutaan petani dan keluarganya. Namun petani seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses ke pasar, teknologi, dan sumber daya lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya membangun jejaring kemitraan pertanian dengan Temu Usaha. Temu usaha pertanian adalah suatu bentuk kerjasama antara petani, pelaku usaha dan pemerintah untuk bersama memperkuat sektor pertanian. Dalam kemitraan ini, petani dapat mempelajari bagaimana akses ke teknologi, pasar, dan sumber daya lainnya yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi dan pendapatannya. Sementara itu, pelaku usaha diharapakan memperoleh produk hasil pertanian yang berkualitas dan stabil, serta meningkatkan reputasi dan citra usahanya. Ada pun rangkaian agenda Temu Usaha pertanian yaitu: Identifikasi dan inventarisasi jenis usaha, komoditas yang diusahakan pelaku utama dan pelaku usaha. Identifikasi calon mitra usaha petani dan aspek kerjasama. Perencanaan kegiatan pengembangan jejaring kemitraan. Pelaksanaan temu usaha Pendampingan, pengawalan dan evaluasi kegiatan pengembangan jejaring kemitraan. “Guna kesuksesan temu usaha, perlu dilakukan upaya untuk membangun kesadaran dan pemahaman tentang kemitraan pertanian. Kapasitas dan kemampuan petani dan pelaku usaha perlu diperkokoh melalui jalinan kerja sama. Dengan demikian, temu usaha kemitraan dapat menjadi salah satu solusi, agar kelompok tani memiliki produk pertanian berkualitas dan jejaring pemasaran yang luas.” Pungkasnya.