Loading...

Terkena banjir, 3 ha lahan sawah berakhir puso

Terkena banjir, 3 ha lahan sawah berakhir puso
Puso padi adalah keadaan di mana tanaman padi mengalami kerusakan yang signifikan, umumnya lebih dari 75%, sehingga tidak dapat menghasilkan gabah atau panen yang diharapkan. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti banjir, kekeringan, serangan hama penyakit, atau masalah lain dalam budidaya. Keadaan tanaman padi di Kelurahan Talang Mandi pada 8 Mei 2025, pasca terjadinya hujan dengan intensitas yang tinggi menyebabkan salah satu petakan sawah mengalami kebanjiran. Air mengalir deras menghanyutkan tanaman padi yang masih berusia 14 hari setelah tanam. Hanya tersisa 10% tanaman, yang kemudian tanaman mati atau tidak dapat berkembang dengan baik karena rendaman air yang berkepanjangan dapat merusak akar dan batang padi. Sehingga Puso pada 3 hektar tanaman padi ini, menyebabkan hasil panen padi menjadi gagal panen sama sekali. Faktor lain yang memperparah keadaan ini adalah tidak adanya irigasi lahan sawah dan tidak ada aliran pembuangan air. Sehingga tidak dapat dilakukan upaya untuk segera melakukan pengeringan sawah untuk mengurangi dampak negatif banjir. Dari keadaan ini, maka sangat diperlukan perbaikan sistem irigasi dan drainase untuk mencegah terjadinya banjir di masa mendatang. Penulis : Rizki Aprelia, S.P (Penyuluh Pertanian Kec. Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau)Mei 2025