1) Gejala Bekas gigitan dkus pada tanaman padi berupa potongan yang membentuk sudut 30-600, meninggalkan serat pada ujung bagian atas, tangkai malai putus, dan bekas gabah berceceran di bawah. Serangan tikus biasanya dimulai dari bagian tengah petakan kemudian menjalar ke bagian tepi. Selain itu, tikus juga menyukai benih padi tabela yang baru disebar di sawah. Bekas kerusakannya ditandai dengan tanaman yang tumbuh jarang. 2) Penyebab Tikus yang menyerang tanaman padi di sawah terutama Rottus argentiventer dan R. exulans. 3) Pengendalian Pengendalian cara budi daya dengan mengupayakan lahan dalam keadaan bersih dari semak-semak dan rerumputan yang rimbun. Selain itu, dapat dilakukan gropyokan secara teratur dan terorganisir, menciptakan anjing pemburu, dan menggunakan alat pemukul, cangkul, serta alat perangkap. Pengendalian kimiawi dengan mengadakan penghembusan asap belerang melalui alat emposan dan peletupan gas karbit pada lubang yang masih dihuni tikus. Pengumpanan dengan racun tikus, seperti Zink Phophine, Warfarin, Diphacin, dan Tomorin, juga dapat dilakukan. (Sumber: Budidaya Padi Sawah Tabela/Ir/ Setijo pitojo)