Loading...

TIP MEMILIH DAGING YAANG SEHAAT DAN LAYAK DI KOMSUMSI

TIP MEMILIH DAGING YAANG SEHAAT DAN LAYAK DI KOMSUMSI
Dalam rangka memenuhi kebutuhan akan protein hewani saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat secara umum, namun maraknya penjualan daging terutama daging celeng yang akhir akhir ini rame di bicarakan di mensos membuat sebagian konsumen merasa bingungterutama ibu ibu rumah tangga yang masih awam karen sulit membedakan daging yang sehat, dan baik untuk di komsumsi, ada beberapa cara atau tip untuk memilih daging yang sehat dan baik untuk di komsumsi, menurut Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Daging sapi yang kita komsumsi harus merupakan hasil pemotongan ternak sapi yang dilakukan secara halal dan baik (halalan thoyyiban) dan harus memenuhi persyaratan hygiene sanitasi dengan hasil produksinya berupa karkas sapi utuh atau potongan potongan karkas sapi yang memenuhi persyaratan daging sapi ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Ada beberapa langkah cara memilih daging sapi yang sehat dan baik: 1) Perhatikan Warna Daging: Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar. Selain itu warna daging juga tidak pucat dan tidak kotor. Warna daging bervariasi tergantung dari jenis hewan secara genetic dan usia, misalkan daging sapi potong lebih gelap daripada daging sapi perah, daging sapi muda lebih pucat dari pada daging sapi dewasa. Rasa dan Aroma dipengaruhi oleh jenis pakan. Daging berkualitas baik mempunyai rasa gurih dan aroma yang sedap. 2) Tekstur Daging terasa kenyal, di tekan sedikit akan kembali ke posisi semula, daging yang mendekati busuk skan lembek 3). Bau / Aroma Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas sapi. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau busuk atau asam.4) Tidak Berair Kelembaban : Secara normal daging mempunyai permukaan yang relative kering sehingga dapat menahan pertumbuhan mikroorganisme dari luar. Dengan demikian mempengaruhi daya simpan daging tersebut 5. Keempukan Keempukan daging ditentukan oleh kandungan jaringan ikat. Semakin tua usia hewan susunan jaringan ikat semakin banyak sehingga daging yang dihasilkan semakin liat. Jika ditekan dengan jari daging yang sehat akan memiliki konsistensi kenyal.6) Kandungan lemak (Marbling) Kandungan lemak ( marbling ) adalah lemak yang terdapat diantara serabut otot ( intramuscular ). Lemak berfungsi sebagai pembungkus otot dan mempertahankan keutuhan daging pada waktu dipanaskan. Marbling berpengaruh terhadap cita rasa.7. Cek Sertifikat Halal Supplier atau penjual daging yang halal dan profesional tentu mempunyai izin halal dari pihak MUI. Sumber :Drh. Fety Nurrachmawati http://kesmavet.ditjenpkh.pertanian.go.id/iPenyusun: Suryani, Hestiana Karyati, Gohan Octora manurung