Belimbing memiliki keanekaragaman bentuk, warna, dan ukuran buah. Sementara itu, bentuk daun antar varietas belimbing sulit dibedakan. Karena memiliki kemiripan bentuk daun, bagi yang tidak bisa mengenali ciri-ciri atau perbedaan setiap varietas akan mengalami kesulitan saat pemangkasan. Namun, kesulitan tersebut bisa diatasi dengan cara mengamati vanetas yang pertumbuhannya lebih subur dan lebih cepat. Varietas tersebut harus lebih sering dipangkas. Pada dasarnya, semua varietas belimbing bisa dijadikan tanaman kombinasi karena pembuahannya mudah dan serempak. Varietas belimbing yang biasa dikombinasikan adalah dewi, wulan, sembiring, malaya, demak, filipina, dan kunir. Sebagai calon batang bawah dapat dipilih belimbing dari varietas dewi dan sembiring yang memiliki tajuk indah dan kompak. Calon batang atas bisa dipilih dari jenis belimbing yang mempunyai produksi tinggi, buahnya manis, rasanya enak, serta tahan terhadap hama dan penyakit. Belimbing demak, sembiring, dan dewi bisa dipilih sebagai calon batang atas. Belimbing dewi termasuk jenis yang rajin berbuah. Belimbing demak memiliki produksi ringgi. Sementara itu, belimbing sembiring memiiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan dengan jenis lainnya, sehingga perlu mendapat perhatian ekstra dalam pemangkasan agar tajuk tanaman tetap serasi dan seimbang. Sumber : Agromedia, 2002.