Jenis rambutan yang banyak dipilih untuk dijadikan tanaman kombinasi adalah binjai, rapiah, aceh lebat, garuda, dan sinyonya. Sebagai calon batang bawah digunakan rambutan binjai karena bentuk tajuknya cukup baik dan pertumbuhannya tidak terlalu tinggi. Jenis rapiah sebaiknya tidak digunakan sebagai calon batang bawah karena bentuk tajuknya tidak seimbang. Namun, rambutan rapiah bisa digunakan sebagai calon batang atas. Selain rapiah, jenis binjai atau sinyonya juga bisa dipilih sebagai calon batang atas. Rambutan binjai termasuk rajin berbuah, meskipun bualinya kurang lebat. Sementara itu, rambutan sinyonya memiliki penggemar tersendiri, terutama mereka yang menyukai rambutan dengan daging yang mengandung banyak air, rasanya asam manis, lembek, dan tidak ngelotok. Sumber : Agromedia, 2002.