Loading...

Tips Sederhana Budidaya Cabai Pada Lahan Gambut

Tips Sederhana Budidaya Cabai Pada Lahan Gambut
Sangat tidaklah mudah mengolah lahan gambut, apalagi untuk budidaya tanaman sayuran. Diperlukan keuletan dan teknologi dalam mengelola lahan gambut untuk menjadi lahan yang produktif. Jika bisa mengolah lahan gambut menjadi lahan produktif bagi tanaman sayuran maka akan mendatangkan keuntungan yang besar. Bertanam cabai dapat dilakukan di lahan gambut, tentunya dengan beberapa tahap menanam cabai yang harus diperhatikan Bertanam cabai pada lahan gambut dapat memberikan Anda hasil tanaman cabai yang melimpah. Awalnya mungkin kita akan menyangka bahwa budidaya tanaman cabai pada lahan gambut adalah hal yang mustahil, tapi kenyataannya lahan gambut sekarang bisa menjadi lahan yang produktif. Jenis cabai yang bisa Anda budidayakan pada tanaman gambut adalah cabai keriting, cabai rawit dan cabai besar. Berikut beberapa langkah pengolahan lahan gambut menjadi lahan yang produktif untuk bertanam cabai: Pengolahan Tanah Kunci utama kesuksesan bertanam cabai pada lahan gambut adalah sistem pengolahan tanah yang baik dan benar, khususnya pada pembuatan bedengan untuk menanam cabai. Bedengan yang baik untuk lahan gambut adalah dengan ukuran lebar sekitar 100 – 120 cm, dengan tinggi 40 cm dan jarak antar bedengan 150 cm. Ukuran tersebut dibuat dengan mempertimbangkan muka air tanah. Sehingga permukaan bedengan berada diatas muka air tanah. Hal itu dapat mencegah kerusakan akar karena pembusukan. Setelah bedengan terbentuk, maka tambahkan dolomit atau kapur untuk mengurangi kadar asam pada tanah. Tambahkan dolomit sekitar 5 ton/ha. Setelah pemberian dolomit, kemudian tambahkan pupuk kandang sapi dengan cara ditabur merata dengan dosis sekitar 30 ton/ha. Gunakan juga mulsa plastik untuk memutus sirkulasi hama yang sering berkembang biak pada tanah. Selain efektif memutus perkembangan hama, mulsa juga efektif untuk menekan pertumbuhan tanaman pengganggu/gulma, menjaga suhu tanah, mengurangi penguapan tanah sehingga kelembaban tanah terus terjaga. Pemupukan Dalam memberikan pupuk dasar pada proses bertanam cabai, sebaiknya Anda berikan satu minggu sebelum proses tanam. Pupuk dasar yang bisa Anda berikan pada budidaya tanaman cabai lahan gambut adalah terdiri dari pupuk kandang kotoran ayam sebanyak 30 ton/ha, pupuk phonska 700kg/ha dan pupuk KCL sebanyak 150 kg/ha. Sedangkan pemupukan susulan bisa di berikan pada saat tanaman berumur 3 mst, 6 mst dan 9 mst ( minggu setelah tanam ). Berikan masing – masing sekitar sepertiga dari dosis. Pupuk yang di berikan pada pemupukan susulan adalah pupuk Urea sebanyak 240 kg/ha. Tambahkan juga pupuk daun secara berkala. Tujuan pemberian pupuk daun pada proses bertanam cabai adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dari tanaman cabai Anda. Pengendalian hama dan penyakit tanaman cabai pada lahan gambut sangatlah penting. Untuk mengatasi hama dan penyakit pada tanaman cabai, sebaiknya dilakukan pengawasan secara berkala setiap satu minggu sekali pada budidaya tanaman cabai Anda. Tujuan dilakukan pengawasan seminggu sekali adalah agar Anda bisa mengenali dan mengidentifikasi jenis serangan atau gejala, jenis penyakit atau hama dan musuh alami yang bisa Anda gunakan untuk menanggulangi hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai. Dalam melakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman cabai, sebaiknya menggunakan jenis pestisida yang sesuai dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang dan tingkat serangan yang telah terjadi pada tanaman cabai Anda SUmber : www.infoagribisnis.com