Loading...

TURI DAN GAMAL, SUMBER PAKAN HIJAUAN TERNAK RUMINANSIA

TURI DAN GAMAL, SUMBER PAKAN HIJAUAN TERNAK RUMINANSIA
Pakan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan menentukan berhasil tidaknya sebuah usaha peternakan. Pakan, yang menjadi sumber nutrisi bagi ternak, harus terjamin ketersediaannya sepanjang waktu. Selain itu, pakan juga tidak boleh asal-asalan tetapi harus memenuhi syarat baik kuantitatif maupun kualitatif. Jenis pakan ternak sangat beragam. Tetapi secara umum, jenis pakan untuk ternak ruminansia terdiri dari pakan hijauan, konsentrat, vitamin dan mineral sebagai suplemen. Hijauan merupakan pakan utama dan terbanyak dibutuhkan ternak. Beberapa hijauan yang baik diberikan kepada ternak ruminansia diantaranya adalah Turi dan Gamal. Berikut penjelasan masing-masingnya: Turi, yang dalam bahasa latinnya disebut Sesbania grandiflora, merupakan jenis legume (kacang-kacangan) asli daerah Asia Tropik seperti Indonesia, India, Malaysia, Myanmar, dan Filipina. Turi tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian hanya sampai 1000 mdpl dengan curah hujan 2000-4000 mm/tahun untuk pertumbuhan terbaiknya. Namun tanaman ini juga mampu hidup di daerah dengan curah hujan rendah. Morfologi tanaman ini adalah sebagai berikut : a)Tinggi dapat mencapai 15 m; b)Diameter batang mencapai 30 cm; c)Akar memiliki nodul; d)Daun majemuk menyirip; e)Bunga berbentuk seperti tandan, muncul pada ketiak daun; f)Mahkota bunga berbentuk semacam lonceng; g)Bunga dapat berwarna putih ataupun merah Budidaya pohon turi dapat melalui stek batang ataupun biji pada tanah yang sudah diolah. Biji turi akan muncul pada umur 9 bulan sesudah penanaman. Daun turi dapat dipanen pada ketinggian tanaman lebih dari 1 m, hasil penelitian menunjukkan bahwa daun turi yang dipanen ketika tanaman masih dibawah atau sama dengan 1 m akan menyebabkan kematian pada tanaman ini. Hasil hijauan yang diperoleh secara berat kering yaitu 20 ton/ha/tahun. Pohon turi mampu hidup hingga 20 tahun. Pemberian pada ternak dilakukan dengan sistem cut and carry. Kandungan protein kasar turi yaitu 25-30% dalam bentuk segar. Selain itu tanaman ini mengandung tannin. Kelebihan turi yaitu dapat tumbuh cepat dengan persebaran biji, toleran terhadap berbagai jenis tanah dan curah hujan, kualitas dan palatabilitas hijauan tinggi. Sedangkan kekurangan tanaman ini yaitu tidak tahan suhu dingin, tidak cocok untuk dilakukan grazing untuk ternak, potensi diberikan pada ternak non-ruminansia rendah bahkan tidak ada. Gamal, yang dalam bahasa latin dikenal dengan Gliricidia sepium merupakan tanaman legume yang berasal dari Amerika Tengah dan Brazil. Di daerah asalnya, tanaman ini digunakan sebagai pelindung tanaman kakao. Morfologi pohon gamal yaitu sebagai berikut.: a)Batang tumbuh tegak; b)Tinggi tanaman ini mencapai 10-12 m; c)Diameter batang yaitu 5-30 cm; d)Batang dan cabang terdapat bercak putih dan terdapat lentisel kecil; e)Daun menyirip ganjil; f)Helai daun oval dan berhadapan dengan panjang 4-8 cm dan terdiri dari 7-17 helai; g)Bunga berwarna merah muda sampai kemerahan; h)Buah polong berwarna hijau dan ketika tua berwarna kuning cokelat muda. Budidaya gamal dapat dilakukan dengan stek maupun biji. Perbanyakan dengan stek batang lebih mudah dan lebih cepat, namun perakaran kurang kuat dibandingkan dengan penanaman melalui biji. Tanaman yang diperbanyak dengan stek dapat dipanen dibawah 1 tahun, sedangkan pada perbanyakan dengan biji hasil diperoleh pada umur 2 tahun. Interval pemotongan dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali. Produksi hijauan dapat menghasilkan 2-5 kg/potong/pohon. Pemberiannya pun mudah, daun yang dipotong dari pohon cukup dilayukan sebelum diberikan pada ternak agar ternak tidak kembung. Kandungan protein kasar dalam berat kering pada gamal yaitu sekitar 20-30%, serat kasar 15%. Selain itu, dalam gamal juga terdapat kandungan coumarin yang merupakan senyawa yang dapat menyebabkan rasa pahit dan dapat menghambat pembekuan darah. Kelebihan dari tanaman gamal yaitu nilai nutrisi tinggi, selain itu pohon ini dapat menjadi pencegah erosi, dan penyubur tanah. Kekurangan tanaman gamal yaitu terdapat beberapa kandungan senyawa anti nutrisi seperti coumarine. Selain itu terdapat senyawa HCN, nitrat,dan tannin meskipun dalam jumlah sedikit. Tanaman memerlukan hara untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. Hanya dengan nutrisi yang cukup tanaman bisa tumbuh dan mampu berproduksi dengan baik. Demikian sekilas informasi tentang tanaman Turi dan Gamal sebagai sumber pakan hijauan ternak ruminansia, semoga bermanfaat (Inang Sariati). Sumber informasi: https://paktanidigital.com/artikel/5-langkah-menanam-pohon-turi-untuk-pakan-ternak/#.ZEoAsXbP25c http://cybex.pertanian.go.id/artikel/94600/hijauan-pakan-sumber-protein-bagi-ternak-ruminansia/https://sinauternak.com/contoh-hijauan-pakan-ternak-populer-rumput-legum/