Kelompok Tani Bhuana Giri Ulangun Desa Kaliasem Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng, Rabu minggu lalu telah meresmikan mulainya kegiatan Unit Pengolahan Pupuk Organik. Kelompok tani , dengan jumlah anggota 23 orang yang didirikan 4 tahun lalu, sedang giat-giatnya menata organisasi, melaksanakan kegiatan Pengolahan Pupuk organik maupun bio urine. Jumlah ternak sapi yang dikelola dalam memproduksi pupuk organic sebanyak 52 ekor semuanya dikelola dengan system kandang koloni. Tempat lokasi pengelolaan Pupuk Organik sangat strategis, dengan memanfaatkan lahan tegal kering dan bukan merupakan kawasan perumahan, disamping juga terletak diareal yang berteras, sehingga tampak asri dan indah. Bangunan tempat pengolahan kompos terletak ditempat yang paling tinggi, diteras nomor dua ditempatkan lantai penjemuran kotoran yang telah difermentasi, di teras nomor tiga ditempatkan kandang memanjang sejumlah tujuh buah kandang koloni. Dan diteras paling bawah diletakkan bak permentasi dan pengolahan bio urine. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, Bapak Putu Merthajiwa, dalam sambutan peresmian tersebut, mengatakan sangat salut terhadap Kelompok Tani Bhuana Giri Ulangun, yang telah mampu mengelola kotoran ternak, sekaligus menproduksi pupuk organic sejalan dengan himbauan Gubernur Bali yang mengharapkan Bali Green tahun 2012., sementara Camat Banjar yang diwakili Sekcam, mengharapkan agar kelompok tani terus berpacu dan berjuang untuk mencapai prestasi maksimal, dan telah membuat terobosan kearah positif, dan nanti akan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Ketua Kelompok Tani Bhuana Giri Ulangun Wayan Sukadana melaporkan kegiatan bangunan UPPO dengan bantuan Bansos yang dikelola serta swadaya murni masyarakat Desa Kaliasem, dan mengucapkan syukur atas segala Bantuan yang dipercayakan kepada kelompok untuk mengelolanya. (I Nyoman Sudrana, PP.Kab. Buleleng)