Loading...

Untung Puluhan Juta, Peternak Ayam Banting Setir Jadi Petani Hortikultura

Untung Puluhan Juta, Peternak Ayam Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Penulis : Ermayasari, SP Penyuluh WKPP Hapalah Sektor pertanian mulai banyak dilirik sejak covid-19 khususnya budidaya tanaman Hortikultura. Hal ini dikarenakan lapangan pekerjaan di bidang lain mulai kurang menjanjikan karena semakin sempitnya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu banyak pemuda yang beralih pekerjaan sebagai petani hortikultura karena dirasa cukup menguntungkan. Demikian pula dengan Wahyu, warga Desa Hariang Kecamatan Banua Lawas yang mulai beralih profesi menjadi petani Hortikultura. Wahyu dulunya adalah pemuda milenial dengan pekerjaan serabutan dan nyambi sebagai peternak ayam ras mulai banting setir menjadi hortikultura karena harga ayam yang tidak stabil serta biaya sarana produksi semakin tinggi. Dengan modal lahan menyewa dengan sistem bagi hasil keuntungan, Wahyu mencoba peruntungan dengan menanam cabai rawit dengan varietas viral. Belajar teknik budidaya dari petani cabai yang sudah berhasil, youtube, dan pendampingan penyuluh pertanian melalui kelompok tani Setia Kawan, kini usaha yang sudah dijalani mulai membuahkan hasil dan keuntungan yang dihasilkan mencapai puluhan juta. Dengan Lahan kurang lebih 9 Borong hingga kini menghasilkan 1,4 ton lebih cabai rawit dalam 2,5 bulan Panen dengan harga kisaran Rp.15.000 - Rp.45.000/ Kg dan tanaman terus menghasilkan sampai berapa bulan kedepan . Melihat keberhasilan Wahyu, anggota poktan Setia Kawan yang lain merasa tertarik untuk mencoba membudidayakan tanaman cabai. Ada beberapa orang anggota poktan yang sebelumnya petani padi dan karet juga mulai menanam tanaman Hortikultura berkat mendapat motivasi dari pengalaman Wahyu. Untuk tahun ini wahyu berencana menambah jumlah tanaman cabainya dengan membuka lahan bekas tanaman karet yang sudah tidak berproduksi lagi. Hingga kini budidaya hortikultura terus berkembang khususnya diDesa Hariang Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Oleh karena itu sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan harus lebih meningkatkan pendampingan dan motivasi kepada petani sehingga peran penyuluh berfungsi sebagaimana mestinya.