Varietas ¢ Lahan potensial: S. masam, dan gambut: Lematang, Sei Lilin, Banyuasin, Cisanggarung, IR42, Sei Lalan. ¢ Lahan Lebak: Sei Lalan, Lematang, IR42, Kapuas, Cisanggarung, Cisadane. ¢ Lahan Sawah: Maros, Ciliwung, Membrano, IR64, Cisadane, IR42. ¢ Lahan kering: - LKM: Arias, Laut Tawar, Danau bawah. - LKBM: Ranau, Sentani, Danau Atas, D. Tempe, Poso, D. Bawah. Jarak tanam ¢ Lahan potensial (25 x 25 cm), s. masam dan gambut (20 x 20 cm), Lebak (25 x 25 cm), sawah (25 x 25 cm atau 20 x 20 cm), kering (40 x 10 cm). Saprotan Benih ¢ Lahan potensial, s. masam, dan gambut (30-40 kg/ha), Lebak (45-50 kg/ha), sawah (30kg/ha), kering (30- 40 kg/ha). Urea ¢ Lahan potensial: 150 kg/ha. ¢ Lahan s. masam: 200 kg/ha. ¢ Lahan gambut: 150 kg/ha. ¢ Lahan Lebak: 100-150 kg/ha. ¢ Lahan sawah: 200 kg/ha. ¢ LKM: N 30 kg/ha, P 2O 5 90 kg/ha, K 2O 60 kg/ha. ¢ LKBM: N 45 kg/ha, P 2O5 45-60 kg/ha, K 2O 30 kg/ha. TSP ¢ Lahan potensial, s. masam, gambut, Lebak: 100 kg/ha. ¢ Lahan sawah: 100-150 kg/ha. KCl ¢ Untuk semua lahan: 100 kg/ha. Pestisida ¢ Karbofuran untuk lahan potensial, s. masam, gambut, dan Lebak: 10 kg/ha. ¢ Herbisida pra dan purna tumbuh untuk lahan potensila: isopropoil amina glifosat sebanyak 1-2 l/ha. Cara dan waktu aplikasi pupuk berlaku untuk semua lahan ¢ 0 hari: 1/3 urea, semua TSP, ½ KCl. ¢ 21 hari: 1/3 urea, ¼ KCl. ¢ 48 hari: 1/3 urea. Insektisida Karbofuran ¢ Lahan potensial, s. Masam , gambut, dan Lebak berupa pada waktu tanam bersamaan pemupukan dasar. ¢ Lahan sawah: Beprofezin pada 56 HST (wereng coklat). ¢ Lahan kering: Benlate T-20 WP (5g/kg benih), Pyroquino (0,5 kg bahan aktif/ha), Carbosulfan (30 g/ka benih), BPMC atau Sipemetrin (2 cc/l air). Isoprotiolan ¢ Untuk lahan potensial jika ada gejala blas berbentuk belah ketupat. ¢ Lahan sawah Carbofuran sebanyak 15-17 kg/ha (penggerek batang). Sumber : BPTP Sumatra Selatan