Loading...

Vaksinasi Jembrana di Desa Buruk Bakul

Vaksinasi Jembrana di Desa Buruk Bakul
Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP), Kabupaten Bengkalis mengadakan program Vaksinasi Jembrana (VJ) pada ternak sapi. Tujuan kegiatan sebagai upaya pemerintah guna mengendalikan penyakit Jembrana di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan VJ ditaja melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas TPHP. Peternak sapi di Kecamatan Bukit Batu mendapat kesempatan pelaksanaan kegiatan pada Hari Rabu, Tanggal 6 Maret 2024. Salah satu desa yang dikunjungi Tim Vaksinasi yaitu Desa Buruk Bakul. Vaksinasi Jembrana dilakukan oleh Tim dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Bukit Batu. Pak Hermanto, Inseminator Puskeswan berada di lokasi kegiatan. Ejen Siber from Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluhan Pertanian (UPT BPP) Kecamatan Bukit turut mendampingi. Vaksinasi dilakukan dengan metode kunjungan ke rumah warga pemilik ternak sapi. Ada pun mayoritas peternak di Desa Buruk Bakul memelihara jenis sapi bali, baik itu dipelihara melalui kelompok tani maupun pribadi. Salah satu akademisi IPB pernah menjelaskan melalui media online, bahwa jembrana disease biasa juga disebut penyakit keringat darah. Sesuai namanya yaitu Jembrana, adalah salah satu daerah di Bali, merupakan lokasi asal usul penyakit ini. Jembrana disease hanya menular kepada sesama sapi bali. Artinya penyakit yang disebabkan oleh serangan virus ini, tidak bisa menjangkiti jenis sapi lainnya. Sarana penularan bisa dengan kontak langsung antar sapi, dapat juga melalui perantara hewan lalat. Penyakit Jembrana bisa menyebabkan kematian pada ternak. Maka diperlukan suntikan vaksin jembrana kepada setiap ternak sapi bali, sebagai upaya pencegahan penyakit menular ini. Penyuluh Pertanian Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu menghimbau kepada warga yang memiliki ternak sapi bali. Agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan vaksinasi Jembrana tersebut. “Petani, peternak maupun masyarakat umum bisa menghubungi Puskeswan atau PPL bila membutuhkan penjelasan mengenai kegiatan vaksinasi jembrana. Keterangan lebih lanjut bisa melalui Balai Penyuluhan Pertanian sebagai pusat informasi, data dan kegiatan pertanian.” Tutupnya.