Padi gogo, atau padi lahan kering, adalah jenis padi yang tumbuh tanpa memerlukan pengairan intensif, berbeda dengan padi sawah. Menggabungkan padi gogo dengan tanaman perkebunan melalui sistem tumpang sisip atau tumpang sari dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan diversifikasi pendapatan petani. Pemilihan varietas padi gogo yang tepat sangat penting untuk memastikan keberhasilan tumpang sisip ini. Beberapa Varietas Padi Varietas Inpago 8 Inpago 8 adalah varietas unggul padi gogo yang tahan terhadap kondisi lahan kering dan memiliki daya adaptasi yang baik di berbagai jenis tanah. Varietas ini memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit serta hasil panen yang tinggi. Cocok untuk tumpang sisip dengan karet karena masa panennya yang relatif singkat dan dapat memberikan hasil sebelum tanaman karet mencapai tahap produktif. Varietas Situ Patenggang Situ Patenggang adalah varietas padi gogo yang dikenal karena toleransinya terhadap kondisi lahan kering dan kemampuannya untuk tumbuh di tanah yang kurang subur. Varietas ini cocok untuk tumpang sisip dengan kelapa sawit, karena dapat memanfaatkan sinar matahari yang cukup selama fase awal pertumbuhan kelapa sawit. Varietas Jatiluhur Jatiluhur adalah varietas padi gogo yang tahan terhadap cekaman kekeringan dan memiliki siklus pertumbuhan yang pendek. Dengan siklus pertumbuhan yang pendek, varietas ini sangat cocok untuk tumpang sisip dengan kopi, karena memungkinkan panen padi sebelum tanaman kopi memerlukan ruang lebih banyak. Varietas Towuti Towuti adalah varietas padi gogo yang dikenal memiliki hasil panen tinggi dan adaptasi yang baik terhadap kondisi lahan kering. Varietas ini tahan terhadap hama dan penyakit serta memiliki batang yang kuat, menjadikannya cocok untuk tumpang sisip dengan kakao yang memerlukan naungan dan tanah yang stabil. Varietas Limboto Limboto adalah varietas padi gogo yang memiliki ketahanan terhadap kondisi lahan marginal dan menghasilkan bulir padi yang berkualitas. Dengan kemampuan adaptasi yang baik, varietas ini cocok untuk tumpang sisip dengan pisang, karena dapat tumbuh di antara tanaman pisang tanpa mengganggu pertumbuhannya. Pemilihan varietas padi gogo yang tepat adalah kunci keberhasilan dalam sistem tumpang sisip dengan tanaman perkebunan. Varietas seperti Inpago 8, Situ Patenggang, Jatiluhur, Towuti, dan Limboto memiliki keunggulan masing-masing yang membuat mereka cocok untuk ditanam bersama tanaman perkebunan seperti karet, kelapa sawit, kopi, kakao, dan pisang. Melalui pemilihan varietas yang sesuai, petani dapat meningkatkan produktivitas lahan, diversifikasi pendapatan, dan keberlanjutan sistem pertanian. Demikian varietas padi gogo yang disarankan dalam budidaya padi gogo. Daftar Pustaka Dari berbagai sumber