Loading...

Varietas Pepaya

Varietas Pepaya
Varietas pepaya lebih banyak dikenal dari bentuk, ukuran, warna, rasa, dan tekstur buahnya. Dari parameter tersebut maka dikenal buah pepaya yang berukuran besar atau kecil, berbentuk bulat atau lonjong, daging buah berwarna merah atau kuning, keras atau lunak berair, rasanya manis atau kurang manis, dan kulit buah licin menarik atau kasar tebal. Berat buah pepaya berkisar antara 0,5-9 kg. Di Indonesia, varietas pepaya yang banyak ditanam adalah pepaya semangka, pepaya jinggo, dan pepaya cibinong. Selain itu, dikenal juga varietas pepaya mas, pepaya item, dan pepaya ijo. Belakangan mulai pula banyak ditanam pepaya thailand, pepaya meksiko, dan pepaya solo. Secara umum, konsumen di Indonesia lebih menyukai pepaya dengan daging buah berwama jingga sampai merah. Pepaya dengan daging buah berwama kuning kurang disenangi sehingga varietas pepaya ini kurang berkembang. a. Pepaya semangka Pepaya semangka merupakan varietas introduksi dari Kaledonia Baru yang masuk ke Indonesia pada tahun 1930. Di tempat asalnya varietas ini dikenal dengan nama annabone. Pada awalnya, introduksi varietas ini ditujukan khusus sebagai buah pepaya untuk diproduksi papainnya. Namun, dalam perkembangannya varietas ini menjadi buah meja yang sangat popular dan disukai. Daging buahnya berwama merah seperti wama buah semangka, rasanya manis, dan berair banyak. Bila telah masak kulit buahnya berwarna kuning licin dan terlihat menarik. Bentuk buahnya lonjong berputing dengan berat buah kurang lebih 1 kg/buah. Varietas pepaya ini agak tahan dalam pengangkutan. b. Pepaya jinggo Pepaya jinggo mirip dengan varietas pepaya semangka. Daging buahnya berwama merah dan berair banyak, tetapi rasanya masih kalah manis dibandingkan pepaya semangka. Kulit buahnya berwama kuning dengan bercak samar berwama kelabu. Berat buah lebih kurang 1,5 kg/buah. Seperti halnya pepaya semangka, varietas pepaya ini juga relatif tahan dalam pengangkutan. c. Pepaya Bangkok Varietas pepaya bangkok dikenal juga dengan nama pepaya thailand. Kulit luarnya mirip pepaya cibinong, yaitu kasar dan tidak rata atau berbenjol-benjol. Demikian juga cara masaknya yang dimulai dari ujung buah. Sedikit yang membedakannya adalah pepaya bangkok ini bentuknya lebih bulat dan lebih besar dibandingkan pepaya cibinong. Daging buah berwarna jingga bersemu merah dan keras. Berat buah lebih kurang 3,5 kg. Varietas pepaya ini tahan dalam angkutan. d. Pepaya cIbinong Bentuk dan ukuran pepaya cibinong jauh berbeda dengan kedua varietas pepaya di atas. Bentuk buahnya panjang besar dan lancip pada bagian ujungnya. Jelasnya, bentuk buah ini membesar dari pangkal ke bagian tengah buah kemudian melancip di bagian ujung buah. Tangkai buahnya panjang. Kulit buahnya kasar dan tidak rata. Buah masak dari bagian ujung, sedangkan bagian pangkal tetap berwarna hijau dan lama untuk berubah warna menjadi kuning. Daging buah berwama merah kekuningan, rasanya kurang manis, dan teksturnya agak kasar serta lebih keras dibandigkan kedua varietas pepaya di atas. Berat varietas pepaya ini kurang lebih 2,5 kg/buah. Varietas pepaya cibinong relatif tahan angkutan. e. Pepaya Meksiko Pepaya meksiko merupakan suatu varietas hasil silangan pepaya solo dan hawaii. Kemungkinan varietas pepaya ini didatangkan ke Indonesia melalui Meksiko. Bentuk buahnya mirip alpukat, yaitu bulat berleher. Beratnya kurang lebih 3,5 kg/buah. Daging buah berwarna kuning, beraroma, dan rasanya manis. Varietas pepaya ins tergolong tahan angkutan. f. Pepaya solo Di pasar Jakarta'dan kota-kota besar lainnya kini tampak dijual pepaya varietas solo, suatu varietas khas Hawaii. Kata solo berarti satu atau tunggal; berarti buah cukup untuk dimakan sendiri. Varietas ini memiliki banyak strain, di antaranya kapoho masumoto solo, sunrise solo, dan waimanalo. Sifat khas varietas ini adalah ukuran buahnya kecil dan bentuknya bentuknya mirip buah alpukat berleher. Berat buah antara 0,4-1 kg/buah. Konsumen lebih menyukai buah pepaya ini, dengan berat 0,5 kg. Daging buah berwama kuning, beraroma, dan rasanya manis. Selain berdaging buah kuning, ada juga strain pepaya solo yang daging buahnya berwama merah. Varietas pepaya ini sangat digemari oleh bangsa Amerika dan bangsa asmg lainnya. Varietas ini termasuk tahan angkut. g. Pepaya mas Varietas ini mudah dikenal karena buahnya, baik mentah maupun masak, berwarna kuning. Demikian pula tangkai daunnya. Daging buah berwama kuning, manis, dan rasanya ada kemiripan dengan buah mangga. Daging buah bagian luar terasa agak keras dan liat. Buah sempuma berbentuk lonjong dan buah betina berbentuk bulat. Saat ini, pepaya mas juga sudah sulit ditemukan lagi. h. Pepaya ijo Dinamakan varietas ijo karena buah pepaya ini setelah masak tetap berwama hijau. Daging buahnya kuning, kurang manis (terasa agak tawar), tetapi aromanya harum. Buah elongata dari pohon sempuma sering disebut pepaya ijo panjang, sedangkan buah bulat dari pohon betina disebut pepaya ijo bulat. Seperti halnya pepaya item, saat ini pepaya ijo juga sudah sulit ditemukan. i. Pepaya Item Varietas pepaya item mudah dikenal karena tangkai buah dan tangkai daunnya berwarna ungu. Daging buahnya berwarna kuning pucat, rasanya manis, dan beraroma. Buah dari bunga sempurna berbentuk lonjong panjang sehingga sering disebut pepaya item panjang. Buah dari bunga betina berbentuk bulat sehingga jenis buah ini disebut pepaya item bulat. Varietas pepaya ini kini sudah sulit ditemukan lagi.   Sumber : Bertanam Pepaya, Penebar Swadaya