Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala UPTD wilayah Tanjungsari, Camat Tanjungsari, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Sumedang, Fungsional Penyuluh Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Sumedang, Perwakilan PT. Petro Kimia Gersik, Kelompok Tani, dan stakeholder terkait. M. Atep Nugraha, SP selaku koordinator UPTD PKP Wil. Tanjungsari yang hadir dalam verifikasi lapang dalam sambutannya mengatakan bahwa UPTD merupakan kelembagaan penyuluhan pertanian di lapangan tingkat kecamatan dalam rangka pelayanan teknis penyuluhan pertanian bagi petani yg berkesinambungan dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani sehingga acuan teknologi/inovasi dapat diserap sesuai dengan yg diharapkan. Berdasarkan sejarah UPTD ini di bangun sejak tahun 1980 an dari aspek geografis meliputi 12 desa dengan jumlah Petani 11.968 orang masuk dalam 157 kelompok tani dari aspek SDM didukung oleh 12 pegawai dan 9 diantaranya sebagai Penyuluh pertanian dengan status PNS 2 orang, PPPK 4 orang dan THL TBPPD 2 orang serta THL POPT 1 orang, Luas wilayah di kecamatan Tanjungsari 3562 Ha terdiri dari 755 ha lawan sawah (21,19%) dan 2807 ha(78, 81%) lahan darat dgn kata lain kegiatan usahatani di kecamatan tanjungsari merupakan kegiatan usaha berbasis lahan kering. Di kecamatan tanjungsari sendiri selalu rutin mengadakan pertemuan kelompok tiap sebulan sekali, sebagai ajang silaturahmi dan untuk sarana untuk mendengar masukan dan keluhan dari kelompok tani. Di UPTDsendiri terdapat lahan percontohan untuk sarana sebagai contoh penanaman. Rohana, S.Sn. M,Si, Selaku camat kecamatan Tanjungsari menyampaikan mendukung dan mendorong secara penuh kegiatan Penilaian mudah"an akan memberikan suatu motivasi bagi kami wilayah kecamatan Tanjungsari bisa lebih maju lagi dan apa yg cita cita kan oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sektor pertanian bisa berkontribusi jauh lebih besar dari sektor lainnya serta adanya motivasi kepada pegawai uptd untuk meningkatkan inovasi dan kinerja yg lebih baik untuk kemajuan pertanian di jawa barat. Kawasan di daerah tanjungsari sangat luas untuk optimalisasi pertanian dan berharap akan meningkatkan perekomian para petani di daerah tanjungsari. Ir. Dadi Djuandi,.MP selaku sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan penilaian memberikan kebahagian/kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sumedang UPTD PKP wil Tanjungsari masuk dalam tahap Verifikasi lapang ini sebagai acuan percontohan untuk BPP lainnya di Kabupaten Sumedang, UPTD ini pun mampu atau eksis sebagai fungsi kelembagaan pertanian sebagai pusat informasi pertanian dimana tempat berkumpul pelaku usaha pertanian, petani, kelompok tani, PPL, dengan mitra pertanian, kegiatan penilaian ini menjadi salah satu motivasi dan percontohan untuk UPTD/BPP yg lain di wilayah kabupaten Sumedang serta berharap menjadi motivasi untuk meningkatkan sektor pertanian di kabupaten Sumedang. Odik Setia Sukmana,SP,.MP sebagai Ketua Tim Penilai BPP Berprestasi menyampaikan bahwa Kegiatan penilaian ini agenda rutin yang bertujuan untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi pertanian jawa barat serta untuk pembinaan untuk para pelaku pertanian di tiap kab/kota di jawa barat. Verifikasi lapangan ini bertujuan untuk melihat bagaimana cara kerja di lapangan. Penilaian ini sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mereka yang berkontribusi terhadap proses pembangunan pertanian di Jawa Barat. Diharapkan melalui kegiatan ini, akan memantik semangat dan motivasi banyak petani lainnya untuk mengikuti langkah besar dalam berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat. Red: Dadang Suherman