Loading...

Verifikasi Lapang Penilaian GAPOKTAN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Di Gapoktan Kemuning Jaya, Kab. Sukabumi

Verifikasi Lapang Penilaian GAPOKTAN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Di Gapoktan Kemuning Jaya, Kab. Sukabumi
Hari ini (Selasa, 16 Mei 2023) Verifikasi Lapang GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Kemuning Jaya dalam rangka Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 sedang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktan yang beralamat di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Gapoktan Kemuning Jaya berdiri sejak tanggal 1 Januari 2010, yang merupakan hasil pertemuan dan kesepatakan bersama Kelompok Tani di Desa Nagrak Selatan. Berjumlah 8 kelompok dan terdiri dari kelompok tani pemula sebanyak 4 kelompok, kelompok tani lanjut sebanyak 3 kelompok, kelompok tani utama sebanyak 1 kelompok dan tersebar disetiap kedusunan. Kepala Desa Nagrak Selatan Tutang Sutiawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gapoktan Kemuning Jaya merupakan ikon Desa Nagrak Selatan, dan telah banyak membantu program-program pemerintah, terutama dalam program ketahanan pangan, dan sedang bersiap menjawab tantangan kedepan tentang bagaimana mengatasi kerawanan pangan secara nasional. "Bu Euis Kusmiati (Ketua Gapoktan Kemuning Jaya) adalah orang yang luar biasa, tanpa pamrih, tetap mempertahankan Gapoktan dan selalu melakukan pembinaan kepada petani di desa kami, ini adalah suatu kehormatan besar, dan kami sangat bangga terhadap Gapoktan Kemuning Jaya, saya berharap Gapoktan ini menjadi juara satu". Ucap Tutang menyampaikan testimoninya terhadap Gapoktan Kemuning Jaya. Gapoktan Kemuning Jaya pun turut berperan menjadikan Desa Nagrak menjadi Desa Mandiri Berprestasi hingga mendapatkan penghargaan Gubernur Jawa Barat, tidak bisa dipisahkan antara Gapoktan Kemuning Jaya dengan Pemerintahan Desa "Kedepan kami harap, Gapoktan Kemuning Jaya dapat menjadi Ikon Kabupaten Sukabumi" ucap Tutang. Sabar Suko selaku Camat Nagrak yang turut hadir pada sambutannya menyampaikan harapannya bahwa dengan masuknya Gapoktan Kemuning Jaya ini ke 5 besar di tingkat Provinsi Jawa Barat dapat menjadi juara "Sudah selayaknya saya kira, mengingat perjuangan Gapoktan Kemuning Jaya dalam mengembangkan pertanian di desa ini, karena sampai dengan saat ini dirasakan sekali, dibuktikan dengan setiap program pemerintah yang masuk ke Gapoktan Kemuning Jaya, selalu berjalan dengan baik, dan pembinaan terhadap kelompok tani cukup baik" ucap Sabar menyampaikan dukungannya pada Gapoktan Kemuning Jaya. Keberhasilan Gapoktan Kemuning Jaya didukung oleh Poktan dan Pemerintah Desa serta insan-insan pertanian, penyuluh pertanian serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi "Kami senantiasa akan selalu mendukung keberadaan Gapoktan ini, dan semoga dapat terus maju dan jaya" ucap Sabar. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sry Hastuti Harahap pada sambutannya menyampaikan bahwa Gapoktan Kemuning Jaya ini dimulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan berkembang sampai menjadi Gapoktan seperti hari ini. "Kami usulkan yang terbaik, agar Kabupaten Sukabumi mendapat juara 1 di tingkat Provinsi Jawa Barat, karena Gapoktan Kemuning Jaya merupakan local champion kami yang selalu membantu kami dalam melakukan penyuluhan serta dapat berperan menjadi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), jadi kita berharap, jika ini memang yang terbaik, Gapoktan Kemuning Jaya dapat memenuhi seluruh kriteria untuk menjadi juara" ucap Tuti. Tahap verifikasi lapang ini memiliki bobot penilaian yang tertinggi dibandingkan tahap-tahap sebelumnya, yaitu sebesar 50%, yang tentu menjadi tahap pembuktian para peserta untuk menunjukan bahwa mereka memang layak dinobatkan sebagai yang terbaik di kategorinya masing-masing dalam rangka berkontribusi pada pembangunan pertanian di Jawa Barat. Tahap verifikasi lapang Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tanaman Pangan dan Hortikultura Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 ini dilaksanakan mulai tanggal 08 s/d 23 Mei 2023, dan teknis penilaian sendiri dilakukan oleh Tim Penilai yang terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi Jawa Barat, untuk menghasilkan hasil penilaian yang lebih komprehensif dan objektif. Keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif Sumber Daya Manusia Pertanian sebagai tonggak utama pembangunan sektor pertanian, oleh karena itu, perlu diberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dengan adanya Penilaian Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ajat Sudrajat yang hadir sebagai Ketua Tim Penilai menyampaikan bahwa Penilaian ini sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mereka yang berkontribusi terhadap proses pembangunan pertanian di Jawa Barat "Inshallah, kami dari tim penilai akan seobjektif mungkin", ucap Ajat. Ajat pun mengatakan bahwa tahap verifikasi lapangan ini akan lebih berfokus pada peran dan fungsi Gapoktan secara komprehensif."Peran Poktan, peran Pemerintah Desa Nagrak Selatan dan peran Pemerintah Kabupatan Sukabumi." ucap Ajat. Ada 7 kategori pada Penilaian Aparatur-Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang akan dinilai diantaranya: Penyuluh Teladan; Petani Berprestasi; Gapoktan Berprestasi; BPP Berprestasi; Posluhdes Berprestasi; KEP Berprestasi dan Penyuluh Swadaya Berprestasi. Untuk beberapa kategori akan diajukan menjadi kandidat yang mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang Penilaian di Tingkat Nasional. Penilaian ini memiliki tujuan untuk menambah motivasi kerja kepada para insan pertanian berprestasi agar terus berkontribusi terhadap pembangunan pertanian di Provinsi Jawa Barat melalui inovasi dan prestasi, selain motivasi kerja, juga sebagai tolak ukur kinerja. Aparatur dan Non-Aparatur Pertanian Berprestasi Tahun 2023 terpilih nantinya diharapkan akan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas prestasi serta kontribusi terbaiknya dalam pembangunan pertanian di Jawa Barat. Red: Aulia Rijki Rahmayani (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)