Loading...

Verifikasi Lapang Penilaian Gapoktan Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Di Gapoktan Pasawahan, Garut

Verifikasi Lapang Penilaian Gapoktan Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Di Gapoktan Pasawahan, Garut
Hari ini (Selasa, 09 Mei 2023) Verifikasi Lapang GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Pasawahan dalam rangka Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 sedang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktanyang bernama Teras Gunung Guntur yang beralamat di Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kab. Garut. Gapoktan Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut berdiri atas dasar musyawarah mufakat pada tahun 2013, sebagai wahana bertemunya kelompok tani. Penyuluh Pertanian, pelaku utama dan pelaku usaha melalukan berbagai macam aktifitasnya dalam upaya menciptakan kesejahteraan petani dan swasembada pangan khususnya komoditas padi dan jagung yang menjadi komoditas andalan desa pasawahan dengan luas hamparan kurang lebih 297.01 Ha dan jumlah Petani sebanyak 7.66 dan 1.201 buruh tani. Camat Tarogong Kaler, Rahmat Alamsyah yang hadir dalam verifikasi lapang dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan Gapoktan Pasawahan di desa ini pun dapat dirasakan secara nyata manfaatnya oleh masyarakat tani di daerah Desa Pasawahan, hal ini dicirikan dengan berbagai kegiatan Gapoktan Pasawahan yang benar-benar mewakili aspirasi para kelompok tani untuk terus berkembang, Rahmat pun berharap Gapoktan Desa Pasawahan dapat menjadi perwakilan yang baik dari Kabupaten Garut untuk Jawa Barat "Saya berharap dengan penilaian ini, eksistensi Gapoktan Pasawahan dapat lebih optimal, dan kesejahteraan anggota Gapoktan dapat meningkat" ucap Rahmat. Beny Yoga Santika selaku Kepala dinas Pertanian Kabupaten Garut dalam sambutannya mengatakan bahwa suatu kebanggaan hingga Gapoktan Pasawahan dapat mengikuti kegiatan penilaian di tingkat Provinsi Jawa Barat. "Gerakan nyata yang telah dilakukan Gapoktan ini sudah bagus, tugas kita dinas hanya tinggal support nya saja" Ucap Beny. Berawal dari keresahan para masyarakat tani di sekitar Desa Pasawahan, Gapoktan ini mulai bergerak lebih aktif dalam menampung dan menggali potensi sumberdaya pertanian pada masing-masing kelompok tani sehingga upaya meningkatkan kesejahteraan petani dapat terwujud . Dengan dukungan intensif Dinas Pertanian dan Universitas Garut (UNIGA), banyak hal yang telah dilakukan oleh Gapoktan Pasawahan secara swadaya, seperti misalnya akses jalan dan penyediaan pupuk untuk kepentingan organisasi. Serta dengan modal sumberdaya manusia pertanian, sumberdaya alam (lahan pertanian), Desa Pasawahan berpotensi mewujudkan perubahan menuju masyarakat tani yang produktif dan sejahtera. Beny pun menyampaikan harapannya dengan adanya ajang penilaian ini, dapat menjadi motivasi untuk Gapoktan Pasawahan agar lebih baik lagi dalam mendongkrak ekonomi masrakat sekitar "Gapoktan Pasawahan ini saya pikir ini layak juara" Tahap verifikasi lapang ini memiliki bobot penilaian yang tertinggi dibandingkan tahap-tahap sebelumnya, yaitu sebesar 50%, yang tentu menjadi tahap pembuktian para peserta untuk menunjukan bahwa mereka memang layak dinobatkan sebagai yang terbaik di kategorinya masing-masing dalam rangka berkontribusi pada pembangunan pertanian di Jawa Barat. Tahap verifikasi lapang Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tanaman Pangan dan Hortikultura Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 ini dilaksanakan mulai tanggal 08 s/d 23 Mei 2023, dan teknis penilaian sendiri dilakukan oleh Tim Penilai yang terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi Jawa Barat, untuk menghasilkan hasil penilaian yang lebih komprehensif dan objektif. Keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif Sumber Daya Manusia Pertanian sebagai tonggak utama pembangunan sektor pertanian, oleh karena itu, perlu diberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dengan adanya Penilaian Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ajat Sudrajat yang hadir sebagai Ketua Tim Penilai menyampaikan bahwa Penilaian ini sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mereka yang berkontribusi terhadap proses pembangunan pertanian di Jawa Barat "Inshallah, kami dari tim penilai akan seobjektif mungkin", ucap Ajat. Ajat pun mengapresiasi keswadayaan Gapoktan Pasawahan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa. "Akan kita gali apa yang bapak dan ibu sampaikan saat tahap presentasi kemarin, semoga dapat menjadi yang terbaik, mengingat, tahun sebelumnya Garut mampu mendominasi, semangat buat semuanya" ucap Ajat memberi semangat. Ada 7 kategori pada Penilaian Aparatur-Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang akan dinilai diantaranya: Penyuluh Teladan; Petani Berprestasi; Gapoktan Berprestasi; BPP Berprestasi; Posluhdes Berprestasi; KEP Berprestasi dan Penyuluh Swadaya Berprestasi. Untuk beberapa kategori akan diajukan menjadi kandidat yang mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang Penilaian di Tingkat Nasional. Penilaian ini memiliki tujuan untuk menambah motivasi kerja kepada para insan pertanian berprestasi agar terus berkontribusi terhadap pembangunan pertanian di Provinsi Jawa Barat melalui inovasi dan prestasi, selain motivasi kerja, juga sebagai tolak ukur kinerja. Aparatur dan Non-Aparatur Pertanian Berprestasi Tahun 2023 terpilih nantinya diharapkan akan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas prestasi serta kontribusi terbaiknya dalam pembangunan pertanian di Jawa Barat. Red: Rijki Aulia Rahmayani (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)