Hari ini (Rabu, 17 Mei 2023) Verifikasi Lapang GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani) Resmi Lestari dalam rangka Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 sedang dilaksanakan di Arca Domas Taman Wisata Alam Gunung Pangrango dan Sekretariat Gapoktan yang beralamat di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Gabungan Kelompok Tani Resmi Lestaribberdiri atas dasar untuk kepentingan Bersama dari kelompok-kelompok tani yang ada khususnya di wilayah Desa Sukaresmi Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Baik dalam hal budidaya komoditi tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan dan pemasaran hasil. Anggota Gabungan Kelompoktani Resmi Lestari adalah masyarakat petani yang mayoritas berada di wilayah Kampung Situ dan Lija Arca Domas dan sekitarnya Desa Sukaresmi Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Kepala Desa Sukaresmi Iip Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perjalanan Gapoktan Resmi Lestari mengalami perkembangan pesat di Tahun 2019 "Alhamdulillah salahsatunya karena ada bantuan dari pemerintah cukup banyak, juga karena ada keterlibatan dan dukungan dari semua pihak, seperti Pemerintah Desa dan Kecamatan, dari Penyuluh Pertanian, Pemerintah Kabupaten dan Kementerian Pertanian, dan itu yang membuat petani disini semangat, dan saya harap dapat membuahkan hasil dan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat" ucap Iip. Untuk menunjang kegiatan yang dilaksanakan oleh Gapoktan Resmi Lestaru, dukungan berupa pembinaan baik tekhnis maupun manjerial dari petugas tekhnis setempat dalam hal ini Petugas Penyuluh Pertanian dari BPP dan Dinas Instansi di tingkat kabupaten sangat penting. Kerjasama dan koordinasi yang baik dengan pemerintah setempat (desa dan kecamatan) juga harus dilakukan demi kelancaran kegiatan yang akan dilaksanakan. Acep Sajidin selaku Camat Megamendung yang turut hadir pada sambutannya menyampaikan bahwa di Kecamatan Megamendung terdapat 62 Kelompok Tani dengan 8 Gapoktan yang mana salahsatu dari yang terbaik adalah Gapoktan Resmi Lestari "Kelompok Tani di wilayah Megamendung ini garapannya bermacam-macam, mulai dari komoditi hortikultura, tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan, dan yang menjadi unggulan, diantaranya adalah edamame, yang pasarnya sudah sampai di supermarket" ucap Acep. Komoditas yang diusahakan di Gapoktan Resmi Lestari sendiri beberapa diantaranya telah bemitra dengan Pizza Hut dan Komoditas tersebut antaranya adalah Paprika, tomat, buncis, bawang daun, dan letucce. "Kami mengharapkan, mohon saran dan masukan dari tim penilai, agar Gapoktan Resmi Lestari bisa meningkatkan produksi dan komoditas dan kesejahteraan petani disini" ucap Acep menyampaikan harapannya. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor Tatang Mulyadi pada sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Gapoktan Resmi Lestari hingga ada di tahap ini (verifikasi lapang) "Alhamdulillah, dengan sampainya di tahap Verifikasi Lapangan ini, kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi ditempat ini, setelah berjuang melalui berbagai tahapan penilaian di tingkat provinsi" ucap Tatang. Dari 332 Gapoktan yang ada di Kabupaten Bogor, Gapoktan Resmi Lestari yang terpilih mewakili bogor untuk maju di tingkat Provinsi Jawa Barat "Mudah-mudahan apa yang dilihat di sini (tahapan Verifikasi Lapang) sesuai dengan apa yang telah disampaikan pada tahap sebelumnya (tahap presentasi)" ucap Tatang sambil mengakhiri sambutan. Tahap verifikasi lapang ini memiliki bobot penilaian yang tertinggi dibandingkan tahap-tahap sebelumnya, yaitu sebesar 50%, yang tentu menjadi tahap pembuktian para peserta untuk menunjukan bahwa mereka memang layak dinobatkan sebagai yang terbaik di kategorinya masing-masing dalam rangka berkontribusi pada pembangunan pertanian di Jawa Barat. Tahap verifikasi lapang Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tanaman Pangan dan Hortikultura Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 ini dilaksanakan mulai tanggal 08 s/d 23 Mei 2023, dan teknis penilaian sendiri dilakukan oleh Tim Penilai yang terdiri dari lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Provinsi Jawa Barat, untuk menghasilkan hasil penilaian yang lebih komprehensif dan objektif. Keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif Sumber Daya Manusia Pertanian sebagai tonggak utama pembangunan sektor pertanian, oleh karena itu, perlu diberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dengan adanya Penilaian Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ajat Sudrajat yang hadir sebagai Ketua Tim Penilai menyampaikan bahwa Penilaian ini sebagai apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mereka yang berkontribusi terhadap proses pembangunan pertanian di Jawa Barat "Inshallah, kami dari tim penilai akan seobjektif mungkin", ucap Ajat. Ajat pun menuturkan bahwa Tim Penilai selalu kesulitan dalam menentukan peringkat pertama dalam penilaian Gapoktan Berprestasi di tingkat Jawa Barat ini karena Gapoktan yang masuk 5 terbaik ini sama bagusnya, dengan keunggulannya masing-masing "Namun saya ucapkan terimakasih karena Kabupaten Bogor sudah mempersembahkan sesuatu yang luar biasa hari ini, meski di tahap presentasi sudah bagus, namun untuk hasil akhir, tergantung hasil penilaian verifikasi lapang kali ini dan penilaian dipastikan objektif, karena kami pun melibatkan berbagai pihak", Ajat pun mengatakan bahwa tahap verifikasi lapangan ini akan lebih berfokus pada peran dan fungsi Gapoktan secara komprehensif."Peran Poktan, peran Pemerintah Desa Nagrak Selatan dan peran Pemerintah Kabupatan Bogor" ucap Ajat. Ada 7 kategori pada Penilaian Aparatur-Non Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 yang akan dinilai diantaranya: Penyuluh Teladan; Petani Berprestasi; Gapoktan Berprestasi; BPP Berprestasi; Posluhdes Berprestasi; KEP Berprestasi dan Penyuluh Swadaya Berprestasi. Untuk beberapa kategori akan diajukan menjadi kandidat yang mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang Penilaian di Tingkat Nasional. Penilaian ini memiliki tujuan untuk menambah motivasi kerja kepada para insan pertanian berprestasi agar terus berkontribusi terhadap pembangunan pertanian di Provinsi Jawa Barat melalui inovasi dan prestasi, selain motivasi kerja, juga sebagai tolak ukur kinerja. Aparatur dan Non-Aparatur Pertanian Berprestasi Tahun 2023 terpilih nantinya diharapkan akan menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas prestasi serta kontribusi terbaiknya dalam pembangunan pertanian di Jawa Barat. Red: Aulia Rijki Rahmayani (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)