Loading...

WAGUB PANEN PERDANA PADI BERSAMA PETANI TELUK RADANG KUNDUR UTARA KABUPATEN KARIMUN

WAGUB PANEN PERDANA PADI BERSAMA PETANI TELUK RADANG KUNDUR UTARA KABUPATEN KARIMUN
Wakil Gurbernur Provinsi Kepulauan Riau H.M. Soerya Respationo yakin bahwa di waktu mendatang Kepri menjadi provinsi yang berswasembada beras. Keyakinan ini dikuatkan pula dengan program-program pemerintah Provinsi Kepri yang secara khusus terarah pada bidang pertanian dan perkebunan. "Meskipun kita provinsi kepulauan, saya memiliki keyakinan bahwa ke depan kita mampu swasembada beras," kata Soerya, saat melakukan panen perdana padi di Desa Teluk Radang Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Senin (18/6) Keterarahan program Pemprov pada bidang pertanian antara lain terwujud lewat penyelesaian masalah-masalah yang sering menjadi kendala pada usaha pertanian. Misalnya masalah banjir yang sering membuat para petani gagal panen. Untuk menanggulangi masalah ini Wagub berjanji akan mengalokasikan dana sebesar Rp 3 miliar yang diamini juga ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi. Selain Ketua DPRD Kepri, Wagub juga didampingi oleh Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq, dan unsur-unsur muspida Provinsi Kepri dan Kabupaten Karimun yang hadir pada panen perdana dan penyerahkan bantuan kegiatan proyek APBD Provinsi Kepri tahun 2012 . Soerya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karimun maupun Provinsi Kepri tetap memprioritaskan para petani di Desa Teluk Radang, dalam pembahasan APBD. Wagub berharap, kedepannya petani di Desa Teluk Radang bisa lebih mandiri dan sejahtera. Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq juga mengaku bangga atas hasil rintisan para petani Desa Teluk Radang ini. Lahan di desa ini cocok untuk pertanian seperti padi dan karet bisa tumbuh dengan baik. Menurut Wakil Bupati Karimun Anurafiq, lokasi ini adalah lokasi yang dirintis para petani sendiri sejak tahun 2002. Dahulu kawasan Desa Teluk Radang ini adalah kawasan yang terendam banjir tidak produktif sama sekali. Tahun 2009 masyarakat mulai menggarap lahan ini khususnya untuk menanam padi seluas 15 hektar kemudian tahun 2010 ditingkatkan lagi menjadi 60 hektar. Selanjutnya tahun 2011 dengan dukungan Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun luas lahan menjadi 110 hektar dan tahun 2012 ini dikembangkan lagi menjadi 165 hektar. Rafiq mengatakan, upaya mewujudkan kawasan pertanian terpadu mulai digalakkan lagi pada tahun 2009 dibantu oleh pemerintah. Sejak itu lahan telah dibuka seluas 15 hektar dan terus bertambah hingga tahun 2012 ini. Rafiq juga berpesan, banyaknya bantuan yang mengalir untuk petani di Desa teluk Radang ini hasilnya pun bisa lebih produktif. "Keterbatasan dan kekurangan saat ini belum bisa terpecahkan oleh masyarakat . Mudah-mudahan kehadiran Wagub ini bisa menjawab semua permasalahan petani di Kundur," tambah Aunur Rafiq. (Darnis)