Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Pengembangan tanaman padi dengan System Of Rice Intensifikation (SRI) di Kabupaten Badung dalam tahun 2012 mendapat target seluas 300 hektar yang akan tersebar di Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi dan Kuta Utara. Dari luasan target tersebut untuk Kecamatan Kuta Utara dialokasikan di Kelompok tani Subak Liplip sebanyak 2 (dua) unit dengan luas 40 hektar. Mengawali kegiatan SRI tersebut pada tanggal 19 Mei 2012, Bapak Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian,Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Badung Ir.I G.A.K. Sudaratmaja, MS. bersama anggota kelompok tani Subak Liplip ikut terjun ke sawah menanam padi dengan system of rice intensifikation (SRI). Pengembangan SRI merupakan cara budidaya tanaman padi yang intensif dan efisien dengan proses managemen system perakaran dengan berbasis pada pengelolaan tanah, tanaman dan air. Pengembangan SRI bertujuan untuk : meningkatkan produksi padi dalam rangka mendukung program P2BN, memperbaiki kualitas lahan sawah melalui pemberian asupan bahan organik, efisiensi penggunaan sarana produksi dan pemanfaatan air, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani tentang usaha tani padi sawah organik metode SRI yang ramah lingkungan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahtraan petani. Bapak Wakil Bupati Badung pada kesempatan tersebut beramah tamah dengan anggota kelompok tani serta memberikan bantuan modal kepada kelompok tani Subak Liplip. Bapak Wakil Bupati menyarankan agar kegiatan SRI ini berhasil dengan baik hendaknya selalu mengikuti petunjuk teknis dari tenaga pendamping di lapangan. Simbaryadnya (PP.Madya Distanbunhut Badung-Bali).