Loading...

Waktu Yang Tepat Pemupukan Pada Tanaman Padi Sawah

Waktu Yang Tepat Pemupukan Pada Tanaman Padi Sawah

 

Waktu Yang Tepat Pemupukan

Pada Tanaman Padi Sawah


 

Aplikasi pupuk sebagai sumber hara dimaksudkan untuk mencukupi kebutuhan hara tanaman, menambah kekurangan hara yang berasal dari tanah. Prinsip aplikasi pupuk adalah mengoptimalkan pemanfaatan hara dari dalam tanah maupun yang berasal dari pupuk secara efektif dan efesien, dengan meminimalkan cemaran zat kimia beracun berasal dari pupuk, terhadap bodi air dan lingkungan, serta memelihara keberlanjutan produksi.

 

 

Pemupukan dasar

  •  Pupuk kompos, manure atau bahan organic lainnya yang sudah lapuk diberikan pada waktu menjelang pengolahan tanah atau menjelang tanam
  •  Pupuk dasar diberikan pada tanaman berumur 7-14 hari setelah tanam (HST), berupa pupuk N (Urea), pupuk P (SP36), Pupuk K (KCL), atau pupuk majemuk, sesuai dosis anjuran.
  •  Pada tanah yang subur, pupuk urea diberikan dengan dosis sedang (50 kg/ha) pupuk P dan pupuk K diberikan seluruhnya. jika dosis pupuk KCL ≥100 kg/ha, sebagai pupuk dasar K diberikan separuhnya.
  •  Bila digunakan pupuk majmuk dosis pupuk 200-300 kg/ha diaplikasikan pada 14 hari setelah tanam setengahnya dan sisanya pada 35 hari stelah tanam.

Pemupukan Susulan

  •  Diberikan pada fase kritis pertumbuhan tanaman, pada stadia pembentukan anakan aktif (21-28 HST) dan stadia primordia bunga (30-50 HST) tergantung varietas yang ditanam.
  •  Dosis dan waktu pemberian pupuk N susulan didasarkan pada hasil pembacaan bagan warna daun (BWD). Untuk pupuk P dan K didasarkan pada hasil analisis tanah menggunakan  Prangkat Uji Tanah Sawah (PUTS)