Loading...

Workshop Pemanfaatan Sampah Organik di SMA Negeri 1 Rupat Utara

Workshop Pemanfaatan Sampah Organik di SMA Negeri 1 Rupat Utara
Rupat Utara – Rabu 18 Desember 2024, Penyuluh Pertanian Lapangan menjadi narasumber pada kegiatan workshop P5 yang diadakan di SMA Negeri 1 Rupat Utara. Kegiatan P5 merupakan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) adalah sebuah inisiatif atau program dari Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan implementasi nilai-nilai Pancasila pada pelajar. Program ini dibentuk sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan visi pendidikan di Indonesia yaitu "Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila". Proyek ini memiliki fokus untuk mengembangkan karakter, etika, moral, dan sikap positif yang sesuai dengan prinsip-prinsip dasar Pancasila sebagai landasan ideologi negara Indonesia. Dalam penerapannya, ada tujuh tema pilihan dan dua tema wajib yang dikhususkan bagi siswa jenjang Sekolah Menengah. Pada kesmpatan ini SMA Negeri 1 Rupat Utara ini mengambil tema Perubahan Iklim Global Siswa dapat melakukan aksi dan kampanye penyelamatan iklim dengan memanfaatkan limbah organik seperti rerumputan dan daun-daunan. Eva Maisura Selaku Kepala Sekolah dalam sambutannya menyampaikan harapan beliau agar para siswa dapat memanfaatkan sampah-sampah di sekitar sekolah menjadi pupuk organik atau kompos. “Diharapkan dengan adanya narasumber yang kompeten, pembuatan pupuk kompos akan berhasil dan siswa bisa langsung belajar bersama ahlinya,” jelas beliau. Menyadari permasalahan sampah dan pemanfaatannya, kami mencobauntuk membuat lingkungan lebih bersih dengan mengolah sampah-sampah tersebut agar menjadi barang yang lebih berguna. Darwis, S.S.T.Pi sebagai Narasumber berujar Sampah organik bisa dikatakan sebagai sampah ramah lingkungan bahkan, sampah bisa diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi apabila sampah tidak dikelola dengan benar, sampah akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Sampah organik memiliki potensi untuk dimanfaatkan menjadi pupuk kompos yang dapat menyuburkan tanaman. Pupuk kompos merupakan bahan organik yang telah mengalami proses dekomposisi oleh mikroorganisme pengurai. Pupuk kompos memiliki beberapa kelebihan yaitu, menjaga lingkungan dan menjaga kualitas air dan udara. Pupuk kompos memiliki kandungan asam-asam organik, seperti asam humic, asamgulfc, hormon, dan enzim yang tidak dimiliki pupuk anorganik. Kandungan ini nantinya mampu memperbaiki sifat fsik dan biologis tanah. Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan peraktek pembuatan kompos dan pupuk organik cair.