Loading...

Gejala Kekurangan/Kelebihan Unsur hara Nitrogen dan Fosfat dalam Tanah pada Tanaman Kedele

 Gejala Kekurangan/Kelebihan Unsur hara Nitrogen dan Fosfat dalam Tanah pada Tanaman Kedele
Kekurangan atau kelebihan unsur hara dalam tanah dapat mengganggu pertumbuhan kedele. Beberapa unsur hara penting dapat mempengaruhi pertumbuhan kedele apabila ketersediaannya dalam tanah tidak seimbang yaitu antara lain : 1. Nitrogen (unsur N) Kekurangan Nitrogen Kekurangan unsur N menyebabkan pertumbuhan tanaman kedele terhambat dan kadar klorofil turun, sehingga tanaman pucat. Daun-daun sempit, gugur (mulai daun-daun tua), kemudian mati. Sekitar 50% dari nitrogen di dalam tanah berasal dari penambatan oleh rizobium (Rhizobium). Tanah berkadar kurang dari 0,1 N perlu dipupuk nitrogen, terutama waktu tanaman masih muda. Untuk daerah yang baru dibuka, sebelum ditanam, benih perlu dicampur dengan inokulum rizobium,misal legin. gejala pertama kekurangan nitrogen terlihat pada warna hijau muda hingga kekuning-kuninganan pada daun-daun muda Kelebihan nitrogen Kelebihan nitrogen menyebabkan pertumbuhan tanaman terlalu subur dengan daun berwarna hijau tua dan perkembangan akar kurang baik. Bintil akarnya sedikit. Nisban pucuk/akar besar. Hal ini menyebabkan ketidak seimbangan antara serapan air dan transpirasi, sehingga tanaman mudah layu. Terjadi gangguan diferensiasi sel pada titik tumbuh sehingga daun salah bentuk. Di antaranya tulang daun timbul warna kekuningan. 2. fosfat kekurangan fosfat dalam tanah menyebabkan : - tanaman kerdil - daun-daunan kecil - daunan berwarna hijau tua - daun tua menunjukan gejala klorosis dan gugur sebelum waktunya - pembentukan bunga dan buah terhambat dan biji kecil - pembentukan akar kurang baik dan bintil akar sering tidak terbentuk sumber: Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedele. Jakarta: Departemen Pertanian