RINCIAN ANALISA USAHA TANI PADI SAWAH
I. Biaya Pengeluaran
- Modal
1. Kebutuhan benih 25 kg @ 10.000 = 250.000
2. pupuk kandang 2000 kg @ 1.000 = 2.000.000
3. pupuk Urea 5 karung @ 90.000 = 2.000.000
4. pupuk NPK 4 karung @ 92.000 = 3.200.000
5. pestisida / insektisida = 350.000
6. Herbisida = 100.000
7. Sewa Lahan = 6.000.000
———– +
13.900.000
- Biaya Operasional
1. Pengolahan lahan 30 HOK @ 75.000 = 2.250.000
2. Pencabutan bibit + penanaman
20 HOK @ 75.000 = 1.500.000
3. Penyiangan + pemupukan ke-1
6 HOK @ 75.000 = 450.000
4. Penyiangan + pemupukan ke-2
6 HOK @ 75.000 = 450.000
5. Penyemprotan 4 HOK @ 75.000 = 300.000
6. Panen dan pasca panen 12 HOK @ 75.000 = 900.000
7. Biaya pengeringan 8 HOK @ 75.000 = 600.000
———– +
6.450.000
Total Biaya Pengeluaran :
modal (13.900.000) + biaya operasional (6.450.000) = 20.350.000,-
II. Pendapatan
Hasil Panen misalkan 7 ton GKP per hektar.
Harga 1 kg GKP adalah 6.500 (Bulog)
Maka hasil yang diperoleh adalah 7.000 kg x 6.500 = 45.500.000,-
KEUNTUNGAN
Pendapatan (45.500.000) - Biaya Pengeluaran (20.350.000) = 25.150.000,- Atau Rp. 6.287.500 / bulan
EFISIENSI (KELAYAKAN)
R/C Ratio (Revenue Cost Ratio)
Pendapatan (45.500.000) / Pengeluaran (20.350.000) = 2,2 (LAYAK)
B/C Ratio (Revenue Cost Ratio)
Keuntungan (25.150.000) / Pengeluaran (20.350.000) = 1,2 (LAYAK)